Jimmy Yoku: Jangan Campur Aduk Masalah Agama dan Politik

690

SENTANI PapuaSatu.com – Masyarakat Kabupaten Jayapura di minta tetap menjaga hidup kerukunan antar umat beragama di bumi Kenambay Umbay.

Tokoh Pemuda Kabupaten Jayapura, Jimmy Yoku mengatakan seluruh masyarakat Papua terlebih khusus Kabupaten Jayapura agar jangan terpancing dengan isu penolakan pembangunan menara Masjid Agung Al- Aqsha yang akhir-akhir ini menjadi topic pembicaraan banyak kalangan sampai pada tingkat nasional.

“Mari kita jaga kerukunan umat beragama di bumi Kenambay Umbay dengan tidak terpacing oleh status dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena kita semua tahu Kabupaten Jayapura sudah dicanangkan sebagai wilayah zona integritas kerukunan umat beragama oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,” kata Jimmy Yoku kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (27/3/2018).

Jimmy juga mengingatkan kepada semua pemuda dan masyarakat untuk tidak membawa masalah agama dalam ranah politik.

“Saya juga minta masalah agama jangan dibawa ke ranah politik. Karena agama ada sesuatu yang sakral sehingga saya berharap, masalah agama cukup menjadi urusan agama bukan politik,” tegasnya.

Dikatakan, seluruh masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Jayapura adalah satu keluarga besar bangsa Indonesia yang hidup saling menghargai dan menghormati. “Kita tidak usah lagi mempersoalkan pembangunan menara Masjid, tetapi mari kita saling menghargai serta menghormati keyakinan maupun urusan agama saudara-saudara kita yang lain,” ujarnya.

Menurut Jimmy, dari pada sibuk mempersoalkan pembangunan menara Masjid, lebih baik melakukan kegiatan posistif yang berguna bagi kelanjutan generasi muda dan kepentingan banyak orang.

“Jadi mari kita serahkan semua kepada tim 6 sebab jika kita bersama-sama mendukungnya, pastinya persoalan ini akan dapat segera terselesaikan dengan baik, lancar dan kondusif, lalu kita menjaga ketenangan di tengah-tengah masyarakat dan tidak membuat status di Medsos yang berbau SARA, Ia merasa itu sudah cukup membantu pemerintah dan tim 6,” jelas Yoku.

Sebagai tokoh pemuda dan anak asli Sentani, Jimmy Yoku mengajak seluruh seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura bergandengan tangan membangun kabupaten serta tetap menjaga kebersamaan dan toleransi antar umat beragama.

“Saya ingin kembali mengajak kita semua untuk mari kita jaga kebersamaan dan persaudaraan kita sehingga situasi di Kabupaten Jayapura tetap kondusif, selama ini saya melihat kita selalu bergandengan tangan jaga toleransi kerukunan umat beragam, cuma mungkin karena ada pihak-pihak yang berkepentingan akhirnya kita mulai melupakan apa yang selama ini kita pelihara serta kita bangun bersama,” ungkapnya. [tyi]