Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Distrik Yokari Lakukan Pembatasan Jalur Darat Dan Laut

178
Kepala Distrik Yokari, Adrianus Kekeri
Kepala Distrik Yokari, Adrianus Kekeri

SENTANI, PapuaSatu.com – Kepala Distrik Yokari, Adrianus Kekeri mengatakan, pihaknya telah melakukan pembatasan aktifitas masyarakat dengan menutup jalur transportasi laut maupun darat dari dan ke wilayah tersebut.

Hal ini dilakukan guna memutus rantai penyebaran covid 19 di Distrik Yokari yang membawahi Lima Kampung dengan 2825 jiwa didalamnya.

“Instruksi dan edaran pemerintah daerah sudah kami sosilisasikan kepada masyarakat di lima kampung dan saat ini akses keluar masuk sudah kami batasi,” ujar Adrianus di Media Center Tim Gugus Tugas Kabupaten Jayapura, Selasa (21/4/2020).

Dikatakan, untuk penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp 100 juta, sesuai dengan arahan dan instruksi Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) diberikan dalam dua bagian, yaitu tunai dan barang.

“Rp. 31 juta digunakan untuk sabun cuci dan masker, kami manfaatkan juga untuk pembuatan tempat cuci tangan portabel untuk disetiap lingkungan rukun warga. Rp 22 juta untuk sembako dan juga operasional tim gugus tugas serta pengadaan fasilitas kesehatan lainnya,” kata Adrianus.

Secara kusus untuk masker, kata Kekeri, ada 1200 lembar masker yang diterima dan akan disalurkan di lima kampong, seperti Kampung Bukisi, Kampung Meukisi, Kampung Endokisi, Kampung Demoi, dan Kampung Miserio.

Selain itu, untuk sektir ekonomi bagi masyarakat dalam mencukupi kebutuhannya dengan memanfaatkan hasil Sumber Daya Alam (SDA) laut maupun kebun atau pertanian.

“Masyarakat yang keluar lewat darat atau laut hanya sampai di depapre dan itu berlaku hanya satu jam sudah harus kembali, sementara orang dari luar kita batasi dan tidak menginjinkan masuk ke distrik yokari,” ungkapnya.

Adrianus berharap agar pembatasan yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah dapat dilaksanakan dengan baik oleh semau masyarakat, secara kusus bagi masyarakat Yokari, sebab penyebaran virus corona dapat dicegah dengan minimnya gerak dan aktifitas manusia saat ini.[yat]