
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dalam kesempatan menerima kunjungan para murid Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiah Bustanul Athfal, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, personil Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa.
Acara kunjungan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan outbond yang diselenggarakan pihak TK Aisyiah Bustanul Athfal, Kamis (01/11/2018) ke Pos Ramil Muara Tami, Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.
Selain Wawasan Kebangsaan (Wasbang), personil Satgas 501 Kostrad, juga memperkenalkan peralatan dan perlengkapan (Alkap) yang digunakan oleh Satgas kepada murid-murid TK. Aisyiah Bustanul Athfal.
Untuk materi wawasan kebangsaan, Personel Satgas mengenalkan tentang lambang Negara Republik Indonesia, lagu kebangsaan, dan nama nama pahlawan yang dikemas dalam bentuk tanya jawab.
Dan bagi yang berhasil menjawab dengan benar berhak mendapatkan hadiah.
“Hal ini dilakukan agar para murid termotivasi untuk berani menjawab setiap pertanyaan yang diberikan serta agar murid-murid tidak merasa bosan,” jelasnya.
Setelah menerima materi wawasan kebangsaan, selanjutnya Personel Satgas memberikan sebuah permainan yang ditujukan untuk melatih kekompakan, kerja sama, dan menambah pengetahuan para murid.
Kepala Sekolah TK. Aisyiah Bustanul Athfal, Ny. Suryani, M.Pd menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang diseleggarakannya, agar para murid bisa lebih mengenal dan lebih mencintai Negara Republik Indonesia.
“Selain itu juga sebagai sarana untuk mengenal mereka dengan Personel TNI yang bertugas menjaga wilayah Perbatasan,” jelasnya.
Dansatgas Yonif PR 501 Kostrad Letkol Inf. Eko Antoni Chandra mengungkapkan, bahwa saat ini materi wawasan kebangsaan harus diberikan sejak dini kepada calon generasi penerus Bangsa.
Agar para murid mengetahui bagaimana para pahlawan kita berjuang mengorbankan jiwa dan raganya demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Apa yang kita rasakan saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan pendahulu kita,” tutur Dansatgas.[yat]










