Gandeng Dinkes, Satgas Pamtas Yonif 405/SK Gelar Pengobatan Ke Masyarakat

278
Caption: Pertemuan sekaligus silaturahmi Satgas Pamtas Yonif 405/SK dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, Jumat (27/10)(ist)

TANAH MERAH, PapuaSatu.com – Menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, Jumat (27/10), Satgas Pamtas Yonif 405/SK melaksanakan pertemuan sekaligus silaturahmi yang bertempat di Kantor Dinas Kesehatan, Km. 05 Tanah Merah, Kab. Boven Digoel.

Tugas pokok TNI sesuai dengan Undang-undang RI No. 34 tahun 2004, diantaranya mengamankan wilayah perbatasan dan membantu tugas pemerintah daerah.

Bantuan yang diberikan oleh Satgas Pamtas Yonif 405/SK kepada Pemerintah Daerah Kab. Boven Digoel di bidang kesehatan yaitu melayani pengobatan di Pos satgas maupun melaksanakan pengobatan secara massal.

Silaturahmi ini dilakukan guna memupuk serta meningkatkan kerja sama antara Satgas Pamtas Yonif 405/SK dengan Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel.

Tercatat lebih dari 4000 masyarakat telah berobat kepada Pos-pos Satgas Pamtas Yonif 405/SK dan hal itu bisa terlaksana karena dukungan obat-obatan dari Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel.

Dansatgas, Letkol Inf Diantoro, S. I.P menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel yang telah membantu kelancaran dan kesuksesan tugas Satgas dibidang pelayanan kesehatan masyarakat.

Dansatgas berharap agar simbiosis mutualisme antara Satgas dengan Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel selalu terpelihara dengan baik, sesuai dengan slogan Kab. Boven Digoel ”Nup Bagen Nggup Bagenep, Nggup Bagenep Nup Bagen” yang berarti saya ada karena kamu ada, kamu ada karena saya ada.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Boven Digoel, Syahib. SKM, memberikan apresiasi dan respon positif atas kinerja SatgasPamtas Yonif 405/SK dalam menjalankan tugas selama ini.

Menurutnya, Dinas Kesehatan juga sangat terbantu dengan keberadaan Satgas Pamtas Yonif 405/SK. Disamping memberikan rasa aman, anggota Satgas juga dapat menembus daerah-daerah yang sulit dijangkau,untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.(ahmadj)