Kodim 1710/Mimika Gelar Doa Bersama Dengan Komponen Masyarakat

403

TIMIKA, PapuaSatu.com – Banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia menimbulkan keprihatian bagi segenap komponen bangsa Indonesia. Karena bukan hanya menyebabkan kerugian harta benda namun juga menimbulkan korban jiwa yang banyak.

Sebagai bentuk turut prihatin atas kondisi tersebut, Kodim 1710/Mimika bersama Kepolisian, Pemda dan tokoh masyarakat menggelar acara doa bersama untuk mendoakan kondisi bangsa yang sedang tertimpa bencana, Kamis (11/10/2018).

Doa bersama yang digelar di Masjid Al Askar, dipimpin Kasdim 1710/Mimika, Mayor Inf. Fahmil Haris,  dengan pemimpin doa adalah Ust. Abdul Muthalib (Ketua DMI Kabupaten Mimika), yang diikuti sekitar 100 orang.

Dalam doanya, Ust. Abdul Muthalib memimpin dengan  doa istigosah bersama-sama jamaah, untuk mendoakan masyarakat Indonesia yang tertimpa bencana.

Usai membaca doa Istigosah, Ketua Koordinator Tim Relawan Kabupaten Mimika, Azzam menyampaikan, bahwa dana bantuan dari masyarakat Kabupaten Mimika sudah terkumpul cukup banyak dan Tim Relawan Eme Neme Yauware akan segera berangkat menuju Palu untuk menyalurkan bantuan.

Doa bersama ditutup dengan zikir bersama seluruh peserta dipimpin oleh Ust. Abdul Muthalib.

Doa bersama juga dilaksankan di Gereja Otto Geisler yang dipimpin Ibu Pdt. Pricilya, yang dihadiri sekitar 150 orang, dengan melaksanakan doa dan puji-pujian bersama.

Ny. Pdt. Pricilya dalam khotbahnya menyebutkan bahwa bencana adalah rencana Tuhan. “Namun kita harus tetap bersyukur dan mendoakan saudara kita yang tertimpa bencana di Lombok dan Palu,” ungkapnya.

Pasilog Kodim 1710/Mimika, Kapten Cpl. Markus Helaha dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa doa bersama tersebut merupakan kegiatan Kodam XVII/Cenderawasih dalam menyikapi bencana yang terjadi dan sebagai manusia kita harus berpegang teguh pada iman.

Disamping itu Ketua FKUB Kabupaten Mimika, Drs. Ignatius Adii pun menyampaikan, bahwa doa merupakan suatu hal yang sangat ampuh.

Kegiatan doa bersama pun dilaksanakan dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta yang hadir dan semuanya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia bisa kembali bangkit, dan masyarakat Indonesia yang tertimpa bencana bisa diberikan ketabahan dalam menerima cobaan ini.[yat]