Ribuan Warga Antusias Ikuti Bhaksos Kesehatan dan Pembagian Semabako HUT TNI Ke-73

1365
Warga yang menunggu untuk mendapat giliran operasi katarak di RSAL Merauke dalam Bhaksos Kesehatan HUT TNI ke-73

MERAUKE, PapuaSatu.com – Dalam rangka HUT TNI Ke-73 yang secara nasional dipusatkan di Kabupaten Merauke, pihak penyelenggara menggelar bhaksos kesehatan dan pmebagian sembako, yang digelar di dua lokasi, yaitu di RSAL Merauke  dan di Tugu Hati Kudus, kompleks Bandara Mopah Merauke, dipadati warga dari sejumlah daerah di Kabupaten Merauke.

Hal itu terutama di Tugu Hati Kudus, kompleks Bandara Mopah Merauke, yang dibuka berbagai layanan kesehatan, seperti polik umum, polik gigi, polik mata, polik spesialis dan khitanan massal, serta pembagian sembako.

Warga yang mengantri untuk masuk dan mendaftar dalam bhaksos kesehatan dan pembagian sembako gratis di Taman Hati Kudus, Bandara Mopah Merauke

Masyarakat tampak berjubel untuk mendapat pengobatan gratis oleh tim dokter dari TNI dan Polri.

Karumkit RSAL Merauke yang juga selaku Wakil Koordinator I Bhaksos, dalam rangka HUT TNI ke-73, Mayor (Laut) dr. Utut Waskito mengungkapkan bahwa untuk di RSAL Merauke, bhaksos yang dilakukan adalah bhaksos operasi bibir sumbing, operasi katarak, dan IVA tes.

“Untuk bibir sumbing akan kita laksanakan operasi 8 orang pasien, dengan umur pasien antara 6 bulan hingga 17 tahun. Sedangkan untuk katarak kita akan melaksanakan operasi sebanyak 34 orang. Sedangkan IVA test, kita akan melaksanakan sekitar 50 orang,” ungkapnya saat ditemui wartawan di RSAL Merauke, Rabu (3/10/2018).

Untuk pesertanya bhaksos tersebut, adalah masyarakat di sekitar Merauke semuanya, seperti dari Distrik Jagebob, SP, Spadan, maupun daerah lainnya,  serta dari sekitar Kota Merauke sendiri.

Untuk pasien bibir sumbing dan katarak, pihak tenaga medis RSAL telah melakukan screening selama tiga hari (27-29 September) untuk memastikan bahwa peserta layak untuk dilakukan operasi.

“Untuk peserta ini kita fasilitasi semua. Kita jemput semua mereka mulai dari rumahnya, kita bawa ke sini, setelah itu kita antar ke sana (ke rumahnya kembali), dan kita di sini juga ada pembagian Sembako,” jelasnya.

Ditegaskan, bahwa kepada peserta bhaksos tidak dipungut biaya sepesert pun alias gratis semuanya. “Tidak ada yang dipungut biaya sepersen pun,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih diungkapkan Ny. Rasmi Radi (72), seorang penjahit pakaian yang tinggal di Kelurahan Sringu Jaya, Kota Merauke atas pelaksanaan operasi katarak dalam Bhakti Sosial dalam rangka HUT TNI tersebut, dan sangat berharap bias sembuh dari katarak yang dideritanya selama sekitar satu tahun dan bisa melihat kembali, serta bisa melanjutkan pekerjaannya sebagai tukang jahit pakaian.

“Terima kasih banyak pada ABRI, sekarang ada operasi ini, nanti bisa lihat lagi,” ungkapnya.[yat]