
WAMENA, PapuaSatu.com – Untuk memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat terhadap pencegahan penyebaran Covid-19, Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua SE,M.Si b bersama Dandim 1701/Jayawijaya, Thony Mayor, S.Pd melaksanakan Vaksinasi untuk pejabat dan tenaga kesehatan bertempat di Aula RSUD, Jl. Trikora Distrik Wamena Kab. Jayawijaya, Senin (15/02/2021).
Selain Bupati dan Dandim 1702/Jayawijaya, (Ketua PKK Jayawijaya), Ny. Yustina Banua, SE,M.Si, Letkol Inf Arif Budi Situmeang, S.IP,M.Tr.Han, (Dandim 1702/Jayawijaya), Thony Mayor, S.Pd (Sekwan DPRD Jayawijaya), Pdt. Timotius Alex, S.Th (Pedeta) dan Festus M. Asso (Anggota DPRD Jayawijaya).
Bupati Jhon Richard Banua mengatakan, sebelum di Vaksin terlebih dahulu ada proses screaning, nanti itu yang menentukan tahapan vaksinasi selanjutnya layak atau tidak dilakukan vaksinasi.
Dimana menurutnya, tahapan vaksinasi diawali dari Tenaga Kesehatan. Hal itu dikarenakan tenaga kesehatan merupakan kelompok yang paling beresiko terpapar Covid-19.
Iapun menjelaskan bahwa Vaksinasi yang sekarang adalah gelombang yang kedua. Gelombang pertama dilaksanakan oleh Wakil Bupati dan gelombang kedua ini. “Saya bersama keluarga, Dandim serta ada beberapa pejabat lainnya yang ikut di Vaksin,” kata Bupati.
Bupati menegaskan, tahapan yang dilakukan pemerintah secara nasional ini merupakan tahapan yang dilaksanakan secara terukur, sehingga masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi di luar ketentuan yang ada/hoax.
“Vaksin ini bukan obat Paten untuk menyembuhkan, melainkan untuk menjaga Imunitas Tubuh atau meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan penyakit terutama penyakit Covid-19,” tukasnya.
Lbih lanjut disampaikan Bupati, evek dari Vaksi Covid-19 tidak ada sama sekali. “Ya, setelah di vaksi kami diberikan waktu untuk beristirahat selama 30 Menit, namun setelah 30 menit reaksi atau efek samping setelah Vaksinasi tidak ada keluhan,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati mengambil kesimpulan bahwa apa yang disampaikan di luar sana sangat lah tidak benar. ‘Saya sudah buktikan sendiri bersama Dandim. Tidak ada gejala sama sekali dalam tubuh kami, berarti Vaksin ini sangat bagus untuk mencegah penyakit Covid-19,” tukasnya.
Sementara itu, Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang menyebutkan, setelah menerima Vaksin Sinovac, dirinya merasa Stabil dan tidak merasa pusing.
Pemberian Vaksin sangat aman, karena sebelumnya melalui pentahapan Screaning/ pemeriksaan Kesehatan yang ketat dan teliti.
Untuk penerapan Vaksinasi di lingkungan Kodim 1702 Jayawijaya, Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Arif Budi Situmeang menyebutkan, untuk semetara belum dapat dilakukan, karena Kabupaten Jayawijaya hanya mendapatkan jatah sebanyak 1200 ampul Vaksin Sinovak yang diperuntukan bagi Tenaga Kesehatan,” pungkas Dandim. [redaksi]










