Dibantu Polresta Jayapura Kota, PDAM Jayapura Mampu Kurangi Angka Water Losses Hingga 4 Persen

JAYAPURA, PapuaSatu.com – PDAM Jayapura bersama Polresta Jayapura Kota telah berhasil mengurangi angka water losses atau kebocoran air di area Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura hingga mencapai 4 persen.

“Kita masih memiliki angka water losses, sebelumnya adalah 43 persen, kita bisa turunkan 4 persen ditahun ini menjadi 39 persen,” kata Direktur Utama PDAM Jayapura, Entis Sutisna, SE, MM saat memberikan sambutan, Rabu (7/10) di Halaman Kantor PDAM di Entrop.

Menurut Entis, ini menjadi tantangan sehingga pihaknya bekerjasama bersama Polresta Jayapura Kota guna menekan angka water losses agar illegal connection atau tindakan-tindakan penyambungan liar berhenti.

“Tujuan kita agar penyambungan liar berhenti, kita tidak lagi melakukan peneguran tetapi akan ada penindakan secara hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolresta Jayapura Kota, Kompol Heru Hidayanto, S.Sos mengungkapkan bahwa, pelayanan air bersih yang selama ini disinyalir masih banyak pencurian air ilegal sehingga dengan kendaraan operasional ini bisa membantu pihak PDAM dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan adanya MoU ini, kami Polresta Jayapura Kota telah menindaklanjuti dengan membuat sprint yang didalamnya terlibat anggota Polresta maupun jajaran polsek, apabila ditemukan kasus tindak pelanggaran terkait dengan penyediaan air minum akan ditindaklanjuti sesuai wilayah Polsek dan apabila membutuhkan tambahan personel akan ditambah perkuatan dari Polresta,” ungkapnya.

Ditambahkan, pihaknya mendukung penyelenggaraan pengamanan sistem penyediaan air minum dan penindakan pencurian/pengambilan air secara ilegal, serta tindak pelayanan usaha air minum dilingkungan PDAM.

Dikesempatan yang sama, Walikota Jayapura, Dr Drs Benhur Tomi Mano, MM menyampaikan ia berharap ada efek jera kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam hal ini melakukan penyambungan-penyambungan liar.

“Harapan saya dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran agar kelestarian ini selalu terjaga untuk kebutuhan anak cucu kita mendatang,” tutur lelaki yang akrab disapa BTM ini.

Pasalnya, BTM beberkan, banyak masyarakat kota Jayapura yang masih berteriak tentang air, karena debit air tidak bertambah meski hujan dan pada musim kemarau bisa terjadi kekeringan.

“Semoga penyelenggaraan pengamanan ini dapat berjalan dengan baik, penduduk kota Jayapura selalu bertambah sehingga harus diimbangi dengan ketersediaan air yang banyak. Dan pesan saya, kita sebagai masyarakat kota juga harus menjaga debit air,” tukasnya.

PDAM Jayapura juga menyerahkan 1 unit mobil PDAM kepada Polresta Jayapura Kota guna membantu operasional pada penertiban water losses ini. [ayu]