Pencanangan Gerbangdutas Untuk Jaga Keutuhan Indonesia

644

 Caption: Menteri  Koordinator Polhukam, selaku Pengarag Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan, Wiranto bersama Gubernur Papua Soedarmo dan Bupati Merauke Frederikus Gebze saat melakukan foto bersam di daftar rekaptulasi alokasi anggaran di kantor Bupati Merauke, Senin 16 April 2018. Foto: (Ist/PapuaSatu.com)

MERAUKE, PapuaSatu.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Wiranto mencanangkan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) untuk mewujudkan wilayah perbatasan negara sebagai beranda depan NKRI dalam menjaga kedaualatan dan keutuhan NKRI.

“Jadi, pencanangan Gerbangdutas agar dapat  memperlancar pembangunan dan mencegah masuknya peredaran narkoba dari luar ke Indonesia yang menjadi ancaman bagi generasi muda Indonesia,” kata Menko Polhukam, Wiranto saat mencanangkan Gerbangdutas di Kantor Bupati Merauke, Senin (16/4/2018).

Menko Polhukam selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan mengharapkan pembangunan ini dapat terwujud, sehingga pembangunan perbatasan bisa jelas dan mencegah masuknya narkoba di Indonesia.

Karena ancaman yang masuk di Indonesia bukan hanya dari militer tetapi narkoba merupakan ancaman terbesar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Ini luar biasa, saya selalu di undang untuk membakar hasil tangkapan narkoba, dan baru ini saya di ajak membakar, narkoba 4 ton, saya bertanya ke polisi kalau 1 gram efeknya ke bisa 20 juta orang. ini yang ketahuan bagaimana yang tidak ketahuan,” jelas Wiranto.

Dikatakan, masalah keamanan di wilayah perbatasan Negara lemah sehingga Indonesia dikenal sebagai pasar narkoba karena dengan mudah banyak sekali pintu masuk narkoba ke Indonesia.

“Jumlah pintu lubang tikus Indonesia ada 1400 dengan panjang perbatasan 9000 kilo meter,  ini terjadi karena  perbatasan kita tidak terawasi dengan baik karena kurang pengawas, akan tetapi dengan nawacita Presiden Jokowi ini kita mulai membangun wilayah perbatasan, secara bertahap,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengatakan dengan dicanangkan  Gerbangdutas di Kabupaten Merauke  maka lengkaplah apa yang diharapkan untuk menjaga kedaulatan NKRI dari berbagai ancaman.

“Saya mengucapkan terimakasih atas pencanangannya di Merauke, yang mana garda terbelakang menjadi garda terdepan, ini adalah etalase negara yang menjaga martabat negara,” kata Gebze.

Dijelaskan, pembangunan di wilayah perbatasan Negara, Pemerintah RI memberikan efek ganda untuk meningkatkan perekonomian, pariwisata, adat budaya dan lainnya. Sehingga menjadi simbol negara, peradaban ini semakin nyata dan semakin kuat.

“Saya bersama masyarakat sangat berterima kasih karna saat ini kami sudah pantas dilihat sebagai kekuatan untuk mencegah masuknya hal dari wilayah perbatasan. Seperti yang diketahui pintu masuk perbatasan sekarang adalah daerah, untuk itu diperlukan kerjasama Pemerintah Pusat, Pemprov, Pemkab serta masyarakat dan adat,” katanya. [piet/loy]