Bupati Tolikara Harap Brimob Tetap Profesional

1469

Caption Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, Usman G Wanimbo SE.M.Si- Dinus Wanimbo S.Sos ketika foto bersama dengan pasukan Brimob usai HUT Brimob ke 72 di halaman Mapolres Tolikara, pada Rabu (15/11/2017) siang. (Arie Bagus/PapuaSatu.com)

KARUBAGA, PapuaSatu.com –  Pemerintah Kabupaten Tolikara mengucapkan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Brimob ke 72 yang jatuh pada tanggal, 14 November 2017.

Dalam HUT ke 72 itu, Bupati  Tolikara, Usman G Wanimbo SE.M.Si berharap agar seluruh anggota Brimob khususnya yang bertugas di wilayah kepemimpinannya menjadi pasukan yang profesional dalam menjalankan tugas kenegaraan.

“ saya atas nama Pemerintah daerah kabupaten Tolikara menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran Brimob di Papua, terutama kepada 220 pasukan Brimob yang diperbantukan di Tolikara,” kata bupati Tolikara, Rabu (15/11/2017) siang.

Caption Foto : Bupati Tolikara Usman G Wanimbo SE.M.Si ketika memberikan keterangan pers, usai peringatan HUT Brimob ke 72 di halaman Mapolres Tolikara. (Arie Bagus/PapuaSatu.com)

Bupati Usman tak menampik ketegangan yang masih berlangsung di wilayahnya pasca Pilkada Serentak 2017 hingga aksi pemalangan jalan oleh sekelompok orang. Namun, ia memuji kerjasama yang baik antara pemerintah Tolikara, TNI, dan Polri serta masyarakat sehingga kondusifitas masih terjaga.

“Sampai hari ini aman walaupun sekelompok masyarakat melakukan pemalangan dan belum buka tapi masih kondusif. Belum ada yang menonjol untuk pertumpahan darah dan lain-lain.

Itu sebuah kerjasama yang baik antara pemerintah Tolikara, TNI, dan Polri, bersama Brimob ini sehingga sampai hari ini kami bersyukur kepada Tuhan karena masih sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas BKO Brimob dari Maluku Utara yang diperbantukan Tolikara AKBP Jafar Sadik, pada kesempatan sama, mengatakan, “Kita datang untuk mendinginkan situasi di sini, mengamankan atas arahan dari Bapak Bupati Tolikara, Kapolres, dan Dandim,” katanya.

Terkait upaya membuka pemalangan jalan, AKBP Jafar Sadik mengatakan pihaknya masih berupaya dengan cara-cara persuasif dan antas komando pimpinanya.

“Kami berada dibawah koordinasi kapolres dan Polda Papua sehingga kami menunggu perintah saja. Sampai sekarang (kami) masih melakukan upaya upaya persuasif dan menjaga stabilitas disini supaya tetap aman, masyarakat jangan sampai ada korban. Itu tugas utamanya,” jelasnya. (abe/loy)