Ibadah Natal Suku Ketengban Jadi Momen Untuk Jaga Keharmonisan dan Silahturahmi

SENTANI, PapuaSatu.com – Ibadah perayaan natal suku Ketengban digelar di Lapangan Brasil Dunlop, Kabupaten Jayapura, Sentani, Minggu (19/12). Ibadah perayaan natal tersebut dihadiri langsung oleh Anggota DPR Papua, Tarius Mul, S.Sos dan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, Junius Tengket, SE.,M.Si bersama 14 anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang dari Suku Ketengban bersama sejumlah pimpinan OPD dan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan perempuan dan sekitar seribu masyarakat suku Ketengban yang mendiami kota Jayapura dan sekitarnya.

Anggota DPR Papua, Tarius Mul, S.Sos dari Dapil V yang meliputi Kabupaten Pegunungan Bintang, Yalimo dan Yahukimo mengatakan, suku Ketengban merupakan suku besar yang mendiami 14 distrik.

Maka, ibadah perayaan natal ini bertujuan agar dapat meningkatkan keharmonisan dam silahturahmi. “Suatu suku itu harus saling silahturahmi melalui ibadah, jadi hari ini kita adakan ibadah perayaan natal dengan tujuan kita dapat mempersatukan, saling menghargai, menjaga keharmonisan dan silahturahmi menjaga keutuhan suku Ketengban,” katanya pada awak media usai ibadah perayaan natal suku Ketengban.

Selain itu, Tarius juga katakan bahwa proses pemekaran wilayah Ketengban sementara berjalan, maka dengan adanya silahturahmi dalam ibadah perayaan ini agar dapat saling bergandengan tangan untuk membangun Ketengban.

“Ini bukti bahwa salah satu suku besar yang ada disana belum pernah dijadikan Kabupaten, sehingga  kami menunggu menerima pemekaran Kabupaten Ketengban,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPR Kabupaten Pegunungan Bintang, Junius Tengket, SE.,M.Si mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Suku Ketengban yang telah menghadiri Natal Bersama Suku Ketengban.

“Dalam momen ini saya sampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat. Natal ini kami sampaikan terima kasih karena sukses dengan baik,” katanya.

Menyangkut pemekaran Ketengban, Junius mengaku jika DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang sudah melakukan validasi data yang sudah selesai.

“Saya tidak berbicara soal pemekaran. Namun, kami berbicara perayaan Natal atas kepercayaan masyarakat dari Suku Ketengban,” tutur Junius.

Suku Ketengban yang berada dibawah Gunung Mandala merupakan suku besar yang mendiami 15 distrik di Pegunungan Bintang dengan bahasa asli sendiri yaitu bahasa Telebe, yang terdapat beberapa sub suku.

“Saya mewakili 14 anggota DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang dari Suku Ketengban menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan saat natal ini kami bisa merayakan Natal bersama dengan masyarakat dan mahasiswa serta pelajar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom untuk meningkatkan kebersamaan,” terangnya.

Junius juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Anggota DPR Papua, Tarius Mul yang membantu suksesnya perayaan Natal Bersama Suku Ketengban.

“Kiranya, perayaan Natal ini menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dalam mewujudkan kedamaian di Pegunungan Bintang dan bersama-sama membangun daerah ini,” pungkas Junius. [ayu]