Kapolda : Daerah Boven Digoel Jadi Potensi Peningkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat

1351

Caption Foto : Wakil Bupati Boven Digoel H Chaeruil Anwar ST saat menyerahkan Cinderamata kepada Kapolda Papua Drs. Boy Rafli Amar usai tatap muka, Kamis (15/3/2018). (Humas/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com Kepala kepolisian daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi, Drs. Boy Rafli Amar menilai bahwa daerah kabupaten Boven Digoel merupakan daerah yang sangat menjanjikan dan memberikan harapan Pemerintah Daerah setempat untuk meningkatkan indekas kebahagiaan masyarakat secara terbuka.

Pernyataan ini disampaikan disampaikan Kapolda Papua Boy  Rafli Amar dalam tatap muka bersama Rombongan dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Tokoh Masyarakat serta Sejumlah pejabat dan anggota Polres Bovend Digoel yang berlangsung di Aula Polres Boven Digoel, Kamis (15/3/2018).

Dengan kemegaham alam yang dimiliki, Kpaolda berharap agar cita-cita masyarakat dan Pemerintah dalam pembangunan bisa tercapai. Bahkan diharapkan kepada Forkopimda untuk selalu membina dan membangun ketahanan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, ketahanan masyarakat dari berbagi aspek kehidupan.

“Keberhasilan diawali dari keuletan masyarakat untuk manfaatkan ruang wilayah dari Kabupaten Boven Digoel untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kemakmuran, terutama dalam asepek  pembangunan di berbagai bidang. Kita harus lakukan itu secara seimbang,” tutur Kapolda Papua.

Menurutnya, Pemerintah daerah setempat harus menjadi leading sektor sebagai kata kunci membangun sinergi dari seluruh komponen masyarakat. “Saya mengingatkan kepada jajaran kepolisian yang bertugas untuk mengamankan proses pembangunan dan pengamanan wilayah agar pembangunan bisa terlaksana dengan baik,” harap Kapolda.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Boven Digoel Chaeruil Anwar  mengatakan, Pemda Boven Digoel yang merupakan daerah kabupaten  pemekaran dar kabupaten Merauke akan terus melakukan inovasi dalam pembangunan kabupaten.

Namun ia menyampaikan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan keamanan di di daerah tersebut, sehingga daerah Boven Digoel menjadi daerah yang aman tanpa ada kejadian yang menonjol.

Namun ia berharap agar pemuda dan masyarakat Boven Digoel menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan menjadi polisi bagi lingkungan untuk memberikan rasa aman dan nyaman di daerahnya.

Caherul Anwar menegaskan, Pemda kini telah membuat Peraturan Daerah (Perda) pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kehadiran BUMD bertujuan untuk meningkatkan hasil perekonomian masyarakat.

“Artinya, masyarakat dari mana pun datang membeli hasil pertanian masyarakat. Itu yang saat ini kami lakukan. Sedangkan untuk Mapolres Boven Digoel menjadi gedung situs bersejarah, namun pembangunannya sedang berjalan dan diharapkan agar 2020 sudah bisa diresmikan,” paparnya. [humas/loy]