Pemprov Papua Gelar Musrenbang RKPD Perdana Periode 2018-2023

0
407
Caption : Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal Ketika menyerahkan Pergub Papua 22/2018 tentang Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon kepada Deputi Menteri Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Dr. Ir. Arifin Rudiyanto, M.Sc, Rabu (24/4/2019).
Caption : Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal Ketika menyerahkan Pergub Papua 22/2018 tentang Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon kepada Deputi Menteri Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Dr. Ir. Arifin Rudiyanto, M.Sc, Rabu (24/4/2019).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Provinsi Papua tahun 2020 pertama kalinya dilaksanakan pada periode 2018-2023 dan digelar di sebuah hotel di Jayapura, Rabu (24/4/2019).

Musrenbang yang dilaksanakan ini merupakan momen penting karena pemerintah provinsi dan kabupaten dapat berkumpul dan menyelaraskan perencanaan dengan mengacu pada RPJMD Papua 2018 – 2023.

Hal tersebut juga sebagai bentuk pendekatan yang inovatif, pemerintah provinsi untuk menamakan pelaksanaan Musrenbang Inspiratif, dengan tujuan agar dapat menyediakan input proses Musrenbang RKPD formal melalui pertukaran informasi dan pengetahuan antar pemangku kepentingan tentang praktik baik yang tepat guna untuk pembangunan Papua.

Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, SE, MM, dalam sambutannya mendorong pemerintah kabupaten untuk giat mengembangkan inovasi berdasarkan variasi dalam geografi, topografi, demografi, sosiologi, dan masalah pembangunan lokal.

“Dengan terciptanya budaya pertukaran informasi dan pengetahuan praktik baik yang dapat diadaptasikan sebagai inisiatif tata pemerintahan dan inovasi berdasarkan karakteristik pada tingkat kabupaten, maka tujuan pembangunan Papua akan dapat dicapai dengan lebih efektif,”ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan kerangka pembangunan Provinsi Papua 2019-2023 yang berada dalam Visi Misi Provinsi Papua yakni, Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan.

“ oleh karenanya Musrenbang Inspiratif ini dilaksanakan agar memastikan pembangunan yang dilaksanakan dapat menghilangkan perasaan masyarakat Papua terhadap bentuk ketidakadilan, marginalisasi, ketimpangan dan diskriminasi,” jelasnya.

Pada kegiatan Musrenbang ini, Pemerintah Provinsi Papua juga memberikan penghargaan ‘Papua Bangkit’ kepada kabupaten-kabupaten yang berhasil mengurangi Angka Kemiskinan Terbaik yakni Kabupaten Lanny Jaya, Deiyai, dan Yahukimo.

Ada pula penghargaan bagi kabupaten dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terbaik yakni Kabupaten Nduga, Pegunungan Bintang dan Lanny Jaya.

Disamping lanjut Klemen, Pemprov Papua memberikan penghargaan kepada kabupaten yang memberikan peningkatan Indeks Pembangunan Gender (IPG) terbaik yaitu Kabupaten Yahukimo, Waropen dan Puncak Jaya.

“ Pemprov penyelenggaraan Musrenbang Inspiratif ini dapat direplikasi oleh kabupaten-kabupaten lain di provinsi Papua, dengan harapan untuk meciptakan budaya pertukaran informasi dan pengetahuan praktik baik antar pemangku kepentingan yang tepat guna untuk mendukung percepatan pembangunan di Papua,” harapnya.

Pada kesempatan itu Pemerintah Provinsi Papua dan BAPPENAS yang diwakili oleh Deputi Menteri Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Dr. Ir. Arifin Rudiyanto, M.Sc. melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman untuk Pembangunan Rendah Karbon.

Usai penandatanganan, juga penyerahan Pergub Papua 22/2018 tentang Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon sehingga dapat menjadi payung hukum untuk perencanaan provinsi dan kabupaten untuk mendukung pembangunan rendah karbon. [ayu]