Persoalan Papua Harus Diselesaikan Melalui Mekanisme Politik

496

MANOKWARI, PapuaSatu.com – Menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di tanah Papua termasuk permasalahan yang saat ini terjadi di Mimika, Papua. Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH)  Manokwari, Filep Wamafma angkat bicara.

Menurut pendapatnya, persoalan Papua harus diselesaikan melalui mekanisme politik, dimana mekanisme politik dapat dilakukan dengan beberapa cara.

“Dialog Politik dengan 3 Opsi yakni Otonomi seluas-luasnya, Federal dan Merdeka penuh,” kata Filep Wamafma kepada PapuaSatu.com, Senin (13/11/2017).

Kemudian, dikatakannya, perlu ada musyawarah atau kongres. Sambungnya,  beberapa hal tersebut itu sebagai langkah politik antara Jakarta dan Papua.

“Atau perlu pengaktifan kembali Presidium Dewan Papua (PDP)  sebagai poros tengah. karena jika tidak dilakukan seperti ini,  maka tetap terjadi masalah, apalagi soal politik,”kata Filep Wamafma.

Dikemukakannya bahwa, hasil kongres II sebagai referensi berharga untuk memecahkan persoalan di tanah papua, oleh karenai  itu perlu di buka kembali hasil kongres rakyat Papua.

“Untuk sebagai referensi bagi semua pihak dalam menyelesaikan persoalan ditanah papua. menurut saya kasus papua hari ini yg paling utama adalah konflik politik oleh karena itu proses penyelesaian masalah papua pendekatannya adalah politik,” tandas Ketua STIH itu. [free/ahmadj]