Polda Papua dan Forkopimda Komunikasikan Perkembangan Situasi Pemilukada Tolikara dan Intan Jaya

1294

Caption Foto :  Wakapolda Papua Brigjen Pol saat bincnag-bincang dengan Wakil Bupati Tolikara, Dinus Wanimbo usai Rapat Koordinasi di Aula Rastra Sama Mapolda Papua, Senin (6/11/2017) siang. (Nius/PapuaSatu.com)

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Kepolisian Daerah Papua bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Provinsi Papua menggelar Rapat Koordinasi bersama tim Asistensi Mabes Polri dalam rangka monitoring situasi Pemilukada Kabupaten Tolikara dan kabupaten Puncak Jaya.

Rapat Kooridnasi yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, pada Senin (6/11/2017) siang tadi, dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua, Irjen Pol Agus Rianto dan dihadiri langsung oleh Bupati dan wakil bupati Tolikara, Usman G Wanimbo-Dinus Wanimbo, Ketua KPU Papua Adam Arisoy, perwakilan Bawaslu Papua, perwakilan Pemprov Papua, perwakilan Pemkab Kepulauan Yapen, Tokoh Agama, Tokoh serta tokoh masyarakat.

Kepada wartawan,  Wakapolda Papua, Irjen Pol Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan, Rapat Koordinasi Forkompimda Provinsi Papua dengn Tim Asistensi Mabes Polri ini sesuai perintah Kapolri melalui tim Asistensi Mabes monitoring hasil pemilukada di dua kabupaten yakni, kabupaten Tolikara dan kabupaten Intan Jaya.

“ atas perintah  inilah kami dari Polda Papua mengkomunikasikan dengan pihak-pihak  terkait penyelanggara, baik itu KPU Papua, Bawaslu Papua, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan pimpinan daerah serta stakholder,” katanya.

Namun dari hasil koordinasi  yang dilakukan lebih mendengar terhadap situasi yang sudah terjadi lalu didiskusikan secara bersama-sama dan dari hasil pertemuan yang dilakukan bersama Forkpimda saling memahami apa yang sudah pernah dilaksanakan selama ini.

“ Nah, hasil yang dilaksanakan dalam rapat Koordinasi ini menjadi referensi untuk dilakukan rekonsiliasi terhadap masyarakat kabupaten Tolikara, terutama kepada masyarakat yang tidak menerima hasil pemilukada,” katanya.

Apalagi menurut Agus, memasuki tahun 2018 akan dihadapkan pelaksanaan Pemilihan Gubernur Papua dan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di 7 Kabupaten wilayah Provinsi Papua. “ tentu hasil Rapat Koordinasi ini, maka proses pemilukada di tahun 2018 mendatang bisa aman,” katanya.

Untuk itu, Wakapolda Papua meminta agar proses ini terus berjalan dan diharapkan kepada Bupati Tolikara agar membuat konsep untuk dilakukan rekonsiliasi. Namun pada Prinsipnya polri diback-up TNI mendukung sepenuhnya kebijakan yang dilakukan oleh Bupati.

“ tentunya bupati mengharapkan masyarakatnnya menuju pada kesejahteraan dan bisa meningkatkan kualitas masyarakat kearah yang lebih baik. Kita berharap secepatnya dilakukan dengan melakukan komunikasi pihak-pihak terkait di Tolikara agar mendapat solusi yang terbaik, termasuk kepada masyarakat kita yang memalang jalan,” katanya. (nius)