Pulang Patroli, Kendaraan Satgas Amole Diberondong

545

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beberapa waktu belakangan ini beraksi, Minggu (12/11/2017) sektar kamalpukul 11.30 WIT kembali berkasi.
Kali ini Satgas Amole yang sedang melaksanakan patroli Zona dan pengawalan Bama menjadi sasaran berondongan pelurunya saat melintas di sekitar Mile 63.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam serangan KKB tersebut, namun Kendaraan Satgas Amole dengan Nomor Lambung 01-3447R yang dikendarai anggota Satgas Amole yang tertembus satu peluru.
Diceritakan, hari Minggu sekitar pukul 11.30 WIT Kendaraan Satgas Amole dengan Nomor Lambung 01-3447R yang dikendarai Satgas Amole sedang melaksanakan Patroli Zona dan pengawalan.
“Setibanya di mile 63 terjadi rentetan penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap kendaraan tersebut yang menyebabkan satu Peluru mengenai Bagian atap kendaraan dan tidak terdapat Korban jiwa,” ceritany.
Kondisi cuaca pada saat kejadian yang berkabut, kata AM Kamal, sehingga Satgas Amole tidak dapat melihat pelaku penembakan.
“Penembakan terjadi setelah kembali dari patroli terhadap karyawan yang melaksanakan ibadah di gereja Kalvari Tembagapura,” jelasnya.
AM Kamal mengatakan, bahwa kegiatan Kelompok KKB tersebut tidak lagi meghormati dan menganggap bahwa Hari Minggu merupakan Hari Suci dimana Hari minggu digunakan oleh seluruh umat Kristiani di seluruh Dunia termasuk di Provinsi Papua untuk beribadah.
“Yang mana di Papua juga terdapat Perda (peraturan daerah). Karena di dalam firmannya juga Ingat dan Kuduskanlah Hari Sabat Karena 6 Hari Lamanya aku telah memberikan bekerja,” ujarnya.
Ia pun mencontohkan seperti di Kota Jayapura melalui Peraturan Walikota bahwa aktifias jual beli dan rekreasi di tempat wisata bisa dilakukan setelah dan atau diatas jam 12 siang.
“Serta di Kabupaten Jayawijaya ada instruksi Bupati Jayawijaya nomor 03 tahun 2013. Dimana pada hari minggu kios-kios dan pasar dapat beraktifitas di atas Jam 4 Sore. Hal ini menujukkan bahwa di Provinsi Papua yang mayoritas beragama Nasrani menganggap bahwa hari minggu adalah hari suci dan merupakan hari untuk melaksanakan ibadah,” tandasnya. (ahmadj)