Puluhan Warga Meninggal di Yahukimo, Nioluen Kotouki : Dinas Kesehatan Telah Gagal

856

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Terkait kasus kematian puluhan orang di Distrik Saminage, Kabupaten Yahukimo, Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Nioluen Kotouki menyatakan bahwa Dinas Kesehatan telah gagal dalam melaksanakan tugasnya.

“Kami dari Komisi V DPR-P dengan tegas menyatakan Dinas Kesehatan sudah gagal, karna masalah kematian orang Papua,” kata Nioluen yang ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa (26/9).

Pihaknya meminta kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua, untuk segera melakukan evaluasi terhadap kematian puluhan warga, di daerah tersebut dan juga beberapa kasus kematian yang pernah terjadi di daerah-daerah terisolir di Provinsi Papua, sebelumnya.

“Dinas Kesehatan  provinsi dan kabupaten harus segera evaluasi atas kematian yang terjadi, evaluasi pelayanan kesehatan secara keseluruhan,” tegasnya.

Pihaknya juga saat ini tengah menyoroti program pemerintah tentang kesehatan yang saat ini sedang berlangsung.

Menurutnya, program-program tersebut tidak ada gunanya kalau masih ada masyarakat Papua yang meninggal karena kurangnya pelayanan kesehatan.

“Ada beberapa program kesehatan yang dilakukan, ada tim terpadu, UP2KP, terapung dan program kaki telanjang. Sekarang kita buat program diatas dengan dana yang cukup besar, dengan program yang banyak itu, kenapa Masyarakat Papua juga yang meninggal? Itu harus dipertanyakan?,” tuturnya.

Komisi V  dalam hal ini, katanya akan tetap menyikapi kasus kematian tersebut, bahkan pada kasus-kasus sebelumnya juga.

Ia juga menambahkan, saat ini Komisi V telah mengundang instansi  terkait. Sehingga dengan, kejadian kesekian kalinya ini, pihaknya berharap adanya tanggung jawab bersama antara pemerintah untuk sesegara mungkin mengambil langkah dan melakukan evaluasi terhadap semua program maupun kinerja Dinas Kesehatan baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Selain itu, Nioluen juga meminta Instansi teknis terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang ada di Daerah agar rutin melakukan pengecekan terhadap stok bahan makanan yang masuk di daerah.

“Harus dilakukan pengecekan barang kadaluarsa itu, dinas sosial dan perindustrian dan perdagangan  jangan abaikan persoalan ini, seharusnya lakukan pengecekan 3 bulan sekali, apalagi di wilayah pegunungn barang-barang yang masuk disana sudah kadaluarsa atau tidak masyarakat tidak tau,” jelasnya

Sebagaimana diketahui, sekitar 48 warga Distrik Saminage Kabupaten Yahukimo meninggal lantaran tidak mendapat pelayanan kesehatan . Kematian warga tersebut terhitung dari Mei hingga Agustus 2017. (Abe)