Penambang Emas di Waserawi Manokwari Masuk Melalui Oknum?

23
Pemilik Hak Ulayat, Seblon Mandacan (kemaja biru)
Pemilik Hak Ulayat, Seblon Mandacan (kemaja biru)

MANOKWARI, PapuaSatu.com – Seblon Mandacan, Pemilik hak ulayat wilayah tambang emas Waserawi, di Distrik Masni, bakal melakukan penataan dan pendataan terhadap ratusan kelompok penambang.

Pasalnya, kurang lebih 100 kelompok penambang di wilayah tambang Waserawi belum terdata, dan tidak semua kelompok penambang melakukan penambangan dengan izin dari mereka, melainkan melalui oknum-oknum yang menurutnya berada di wilayah itu.

“Kami tidak mau lagi ada oknum-oknum yang menjadi penyalur para penambang, yang masuk melalui mereka dan tidak melalui pemilik hak ulayat,”ungkap kata Ketua Koperasi JayanPutra Manted Mandiri, Seblon Mandacan kepada wartawan, Sabtu (08/01/2022

“Masuk melalui kami hanya 130 juta per bulan untuk satu kelompok. Tapi lewat para oknum bisa 200 – 250 juta per bulan. Lebih banyak dari mereka (kelompok) yang masuk melalui para oknum,”katanya.

Dilokasi tambang bahkan kata Seblon, banyak dari para penambang yang tidak mengetahui siapa pemilik hak ulayat.

Menyikapi itu, Seblon mengaku sudah berkoordinasi dengan MRP Papua Barat agar 100 persen wilayah Waserawi dikelola oleh koperasi berdasarkan ijin penambangan rakyat, agar bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat dan juga daerah.

“Proses penambangan sudah satu tahun lebih. Bahkan, secara lisan kami mendapatkan laporan bahwa penambang orang asing juga ada disana. Kami kejar bersama MRPB untuk melakukan penataan dan pendataan, agar pelaksanaan aktifitas tambang semuanya melalui satu pintu, tanpa jalur oknum,”tuturnya.

Pelaksanaan pendataan itu kata Seblon, akan segera dilakukan pihak koperasi bersama MRPB dalam waktu dekat.

“Intinya, kita akan dorong agar koperasi mengelola semua aktifitas disana, mulai dari penyaluran BBM, penambangan, penjualan dan angkutan,”tandasnya.[Free]