Yeni Wahid : Masyarakat Adat Harus Mampu Memanfaatkan SDA

0
740

SORONG, PapuaSatu.com – Ketua Wahid Foundation, Yeni Wahid dalam Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua Wilayah III Bomberai menyebut bahwa Papua adalah surga yang indah.

Oleh karena itu, Putri Presiden Republik Indonesia ke IV, Alm. Abdul Rahman Wahid ini juga menyebutkan bahwa Implementasi atas pengakuan dan perlindungan hak-hak dari masyarakat adat dalam konteks pembangunan di Indonesia khususnya di Papua merupakan suatu hal yang sangat penting.

Dalam Konferensi Masyarakat Adat Papua Wilayah III Domberai yang dilaksanakan Balai Serba Guna Siramba, Kota Sorong, Senin (04/06/2018) itu Yeni meminta kepada seluruh pihak yang tengah menjalankan pembangunan agar dapat juga menjaga sumber daya alam Papua di wilayah kekuasaan adat setempat.

Yeni juga mengatakan bahwa masyarakat adat juga harus mampu membangun diri sendiri, dimulai dari memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada dengan sebaik mungkin.

Salah satu contohnya adalah pembangunan pariwisata. “Papua ini kaya banyak potensi yang bisa dikembangkan. Jika masyarakat adat mampu mengembangkan pariwisata maka Papua akan selalu diincar oleh wisatawan asing maupun lokal. Hal yang sama juga ada di sektor pertambangan. Jika dikelola dengan baik maka akan sangat berdampak bagi masyarakat.  Oleh sebab itu orang Papua harus lebih mengutamakan perlindungan SDA dimana hak adat itu dapat di pakai untuk melindungi hal-hal tersebut” ujarnya.

“Saya berharap orang Papua lebih banyak memahami hak-hak adatnya. Untuk itu melalui konfrensi ini harus lebih mempertegas hak hak adat masyarakat papua” tambahnya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat adat untuk tidak menjual tanah, hutan dan sebagainya. “ hal ini juga harus ditegaskan melalui hukum adat maka dengan itu orang papua sendiri yang akan membangun dirinya sendiri. Untuk itu saya berharap melalu konfrensi dewan adat ini hak-hak adat itu harus menjadi tanggung jawab bersama” tandasnya. [din/abe]