Ada Kekuatan Besar Ketika Alumni Bersatu Bangun SMA Gabungan

0
337
Caption : Kepala Sekolah SMA Gabungan, Sandra Titihalawa,S.Pd.,M.Si saat menyampaikan sambutan pada pelepasan 20 peserta didik untuk penelitian di Arso di waktu kesempatan.
Caption : Kepala Sekolah SMA Gabungan, Sandra Titihalawa,S.Pd.,M.Si saat menyampaikan sambutan pada pelepasan 20 peserta didik untuk penelitian di Arso di waktu kesempatan.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepala Sekolah SMA Gabungan, Sandra Titihalawa,S.Pd.,M.Si menyambut baik atas terbentuknya Badan Pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA Gabungan, pada Sabtu (06/07/2019) lalu.

Pembentukan Alumni SMA Gabungan dari tahun 1963-2019 tersebut menjadi kekuatan besar untuk mengembalikan kejayaan SMA Gabungan. Baik itu, dari segi kualitas SDM, Pendidikan  maupun segi pembangunan.

“Dengan adanya alumni ini kami dari pihak sekolah merasa ada back-up dan menjadi kekuatan sendiri untuk membangun SMA gabungan ke arah lebih baik,” kata Kepala Sekolah SMA Gabungan, Sandra Titihalawa,S.Pd.,M.Si via selulernya, Rabu  (10/07/2019) malam.

Meski diakuinya bahwa beberapa tahun belakangan, dimulai tahun 2016 ke bawah kualitas SMA Gabungan cukup memprihatinkan karena banyaknya persaingan mutu pendidikan di Kota Jayapura cukup ketat.

Dengan kekurangan itu, tegas Sandra panggilan akrabnya ini, bahwa pihaknya terus berupaya untuk berbenah diri, mulai dari sarana dan prasarana maupun segi prestasi.

“Memang kami belum sampai di akademik, akan tetapi non akademik sudah semakin meningkat. Terbukti, pada tahun 2018 lalu SMA Gabungan telah meraih prestasi sekitar 15-20 prestasi yang diraih. Salah satunya, Juara I Olimpiade Fisika se Kota Jayapura, juara I lomba nyanyi Solo tingkat Provinsi Papua,” ucapnya.

Selain itu, SMA Gabungan sudah meraih juara I bola kaki Walikota CUP, juara I Daur Ulang Sampah, dan prestasi pengelolaan makanan hingga tahun 2019 SMA Gabungan terpilih sebagai model.

“ Ini merupakan suatu prestasi bagi kami di SMA gabungan. Ada banyak prestasi yang diraih oleh peserta didik kami, dan ini proses yang terus kami lakukan, mulai pembenahan siswa, kedisplinan tenaga pendidik.  Semua dibenahi secara perlahan-lahan,” katanya.

Oleh karena itu, dengan terbentuknya Badan Pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA Gabungan ini diharapkan agar ke depan Alumni beserta SMA Gabungan terus bersinergi.

“Saya  berharap dapat bersinergi untuk membangun SMA Gabungan ke depan. Sebab jika tidak maka usaha yang dilakukan selama ini sia-sia,” katanya.

Menyinggung beberapa keinginan Alumni, Seperti SMA Gabungan ingin Bertaraf Internasional dan juga juga merekrut siswa SMP berprestasi dari setiap kabupaten/kota di tanah Papua, Sandra menyambut baik karena keinginan itu adalah mimpi untuk meningkatkan kualitas sampai pada kemajuan sekolah.

“Sekolah saat ini sudah standar nasional dan apabila diinginkan bertaraf internasional maka itu menjadi mimpi yang baik dengan mempersiapkan berbagai aspek dalam mencapai mimpi tersebut,” ujarnya.

Namun untuk mencapai itu, harus mempersiapkan segala sesuatu.  “Yang jelas,  sekolah ini tidak boleh Stay, akan tetapi harus berkembang dari tahun ke tahun. Ilmu pendidikan akan semakin berkembang dengan mengupdate segala perkembangan dan pembelajaran yang baru,” tuturnya.

Sementara Misi SMA Gabungan dibawah kepemipinan Sandra Titihalawa ini yakni, Mewujudkan SDM yang berkarakter Kristen, prestasi dan Wawasan lingkungan.

Untuk mencapai Misi itu, pihak Seolah  akan terus membudaya ke Kristenan dan berupaya  untuk melahirkan prestasi-prestasi, baik itu akademik maupun non akedemik namun tetap fokus untuk pelestarian lingkungan. [loy]