Hilangkan Traumatis, 11 Murid SD dan SMP Banti Sukses Ikut UN

TIMIKA, PapuaSatu.com – Meski masyarakat maupun para pelajar di Kampung Banti masih trauma atas pembakaran sekolah yang dilakukan kelompok sipil bersenjata (KSB), namun tidak menurunkan semangat para pelajar untuk menimba ilmu.

Sekitar 11 siswa/siswi SD dan SMP di kampung Banti sukses mengikuti Ujian Nasional (UN) yang diselonggaran pihak pihak sekolah YPJ Tembagapura, distrik Tembagapura kabupaten Mimika-Papua, pada Rabu (9/5/2018).

Dari 11 Siswa/siswi itu 4 siswa diantara merupakan pelajar Sekolah Dasar (SD) sedangkan 7 siswa lainnya merupakan pelajar dari SMP YPJ Waa Banti. Meski terlihat para siswa hanya menggunakan pakaian bebas, namun semangat mereka untuk mengikuti Ujian cukup tinggi.

Anggota kepolisian di jajaran Polres Mimika dan Polsek Tembagapura ikut mengawal pelaksanaan Ujian Nasional yang dilakukan oleh siswa/siswi SD maupun SMP YPJ Tembagapura tersebut.

Kepala Sekolah SD Wa”a Banti, Markus Lepang. Spd mengatakan dari 11 siswa/siswi yang ikut Ujian Nasional yakni, SD masing-masing bernama Suphinia Aim, Orona Magal, Salona Magal, Supilino Aim sedangkan SMP masing-masing Anianus Omabak, Demianus Alom, Nopere Alom, Awaminus Uwamang, Demi Alom, Melanya Waker, Ronald Alom.

“Empat orang siswa SD Inpres Wa’a Banti melaksanakan ujian di sekolah SMP YPJ Tembagapura dan 27 siswa SD Inpres Wa’a Banti juga mengikuti ujian Nasional di SD Taruna Kota Mimika. Mereka ditemani masing-masing guru SD, sedangkan tempat tinggal diasramakan,” jelas Markus Lepang.

Markus Lepang menjelaskan jumlah keseluruhan siswa SD Inpres Wa’a Banti 38 siswa, namun siswa yang mengikuti Ujian Nasional berjumlah 31 orang. Sementara 7 siswa lainya akan mengikuti ujian susulan pada tanggal 12 -14 Mei 2018 nanti.

Mengenai ada isu yang berkembang bahwa anak-anak sekolah diterlantarkan, Markus Lepang memebantas isu tersebut. “Isu itu tidak benar, buktinya kami telah berupaya dan selalu bersama hingga saat ini mereka semua bisa mengikuti ujian nasional dengan baik,” tuturnya.

Iapun berharap agar para orang selalu membimbing dan menasehati anak-anaknya agar tetap bersekolah dan menghimbau untukt dai terpengaruh dengan lingkungan disekitar tempat tinggal yang dapat membahayakan masa depan anak kearah yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala sekolah SMP Wa’a Banti Mrkus Sombo, Spd menyebutkan selain 7 siswa SMP Wa’a Banti yang melaksanakan ujian di SMP YPJ Tembagapura ada juga yang mengikuti ujian di SMP Taruna Papua mimika sebanyak 30 siswa. “Jadi mereka Siswa SMP Wa’a Banti yang berjumlah 37, siswa semuanya telah melaksanakan ujian nasional,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Tembaga Aipda Fitra R. menuturkan pihaknya terus melakukan pengawalan proses pelaksanaan Ujian nasional. Namun ia melihat semangat siswa/siswi Waa Banti sangat tinggi, hanya mereka masih mudah terpengaruh dengan lingkungan kehidupan sehari hari sehingga berharap kepada orang orang tua untuk selalu mendukung anak-anaknya dan mengawasi agar tidak mudah terprovokasi. [loy]