
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Komisi V DPR Papua yang membidangi pendidikan mengunjungi asrama Kinaonak Puncak Jaya di Jalan Baru Abepura, Jum’at (8/10/21) siang.
Kunjungan tersebut disambut oleh ratusan mahasiswa-mahasiswi asrama Kinaonak Puncak Jaya yang sedang bakar batu.
Ketua Komisi V DPR Papua, Timiles Yiqwa menyampaikan, saat berkunjung ke asrama tersebut, ia beserta rekan-rekannya mendengarkan aspirasi dari mahasiswa-mahasiswi di asrama Kinaonak Puncak Jaya.
“Aspirasi yang mereka sampaikan tadi sangat luar biasa, diluar dari pikiran kami. Seperti meminta bantuan buku, saya rasa itu adalah cara agar mereka dapat belajar dengan giat bukan hanya dikampus saja tetapi mereka harus belajar di asrama tempat mereka tinggal,” katanya.
Timiles juga sebutkan, setiap unit asrama Kinaonak memiliki serketariat masing-masing dan selalu belajar bersama. Akan tetapi, kendala yang dihadapi adalah kekurangan buku sebagai sarana belajar.
“Itu kewajiban kami DPR sebagai perwakilan rakyat untuk menyambung lidah agar apa yang disampaikan tadi ada jawabannya,” ujar Timiles.
Langkah selanjutnya dari kunjungan ini, Timiles beberkan akan mengkoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua terkait buku yang diminta.
Timiles juga pemerintah daerah kabupaten Puncak Jaya memberi perhatian terhadap aset-aset pemda, karena kemajuan daerah ada ditangan mahasiswa-mahasiswi.
“Pemda harus turun dan mengecek asrama-asrama yang perlu diperbaiki terutama masalah konsumsi, harus lebih banyak komunikasi dengan adik-adik di asrama,” tuturnya.
Selain itu, Timiles ungkapkan pihaknya akan menyurat ke pemda Puncak Jaya untuk segera melihat asrama Kinaonak.
Ditempat yang sama, Anggota Komisi V DPR Papua, Elly Wonda menyampaikan beberapa pesan kepada mahasiswa-mahasiswi di asrama Kinaonak Puncak Jayapura. “Harapan orang tua setelah kuliah pulang sendiri dengan sukses, bukan pergi belajar sendiri lalu pulang ke kampung halaman sudah berkeluarga,” pesannya.
Ia berharap, mahasiswa-mahasiswi tetap giat belajar meski sedang pandemi dan proses belajar diadakan secara virtual. “Tidak ada alasan ada covid jadi tidak belajar. Belajar yang giat biar selesai kuliah tepat waktu,” harap Elly.
Saat kunjungan, Komisi V DPR Papua juga memberikan sumbangan sembako dan uang transport untuk membantu kebutuhan mahasiswa-mahasiswi di asrama Kinaonak Puncak Jaya sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Asrama Kinaonak Puncak Jaya, Aniton Wonda menjelaskan selain meminta bantuan buku untuk membantu proses belajar, pihaknya menyampaikan ada beberapa furniture yang perlu diperbaiki. Selain itu, ia juga meminta adanya bantuan peralatan olahraga baik futsal maupun bola volly.
“Tadi sudah kami sampaikan seluruh aspirasi kami, baik itu finansial, kerusakan yang ada didalam lingkungan asrama maupun alat olahraga yang kami sampaikan kepada Komisi V DPR Papua maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua,” jelasnya.
Aniton berharap, aspirasi yang disampaikan dapat terjawab. “Bila tempat tinggal dan tempat olahraga kami bagus, kami dapat belajar dengan baik dan itu pun bukan hanya untuk kami, tapi dapat digunakan juga untuk generasi-generasi yang akan datang,” tukasnya. [ayu]










