
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Papua, Astra Motor Papua kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mitra Binaan AHM melalui program Guru Tamu yang kali ini diselenggarakan di SMK Negeri 1 Sentani pada Selasa (11/08).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan pendidikan vokasi yang secara konsisten dijalankan oleh Astra Motor Papua bersama jaringan SMK Mitra Binaan Astra Honda Motor (AHM) untuk menciptakan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan dunia industri.
Pada kesempatan tersebut, tim instruktur dari Astra Motor Papua memberikan materi mengenai Programmed Fuel Injection (PGM-FI) kepada siswa kelas X Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM).
Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada teori dasar sistem injeksi bahan bakar, tetapi juga membahas perkembangan teknologi sepeda motor Honda, keunggulan sistem PGM-FI dibandingkan sistem karburator, fungsi dan cara kerja komponen utama, serta penerapan teknologi injeksi dalam mendukung efisiensi bahan bakar dan ramah lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan instruktur mengenai teknologi sepeda motor terkini yang digunakan pada produk Honda.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh industri otomotif saat ini, sehingga dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan teknis maupun nonteknis selama menempuh pendidikan di sekolah.
Program Guru Tamu merupakan salah satu bentuk implementasi sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri yang selama ini terus diperkuat oleh Astra Motor Papua. Melalui program ini, siswa mendapatkan kesempatan belajar langsung dari praktisi industri sehingga materi yang diterima lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan lapangan kerja.
Vocational Manager Astra Motor Papua, Randy Maulana Yusuf, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan vokasi di Papua.
“Sebagai Main Dealer Honda di Papua, Astra Motor Papua memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah melalui pembinaan berkelanjutan kepada SMK Mitra Binaan AHM, termasuk program Guru Tamu yang secara rutin kami laksanakan. Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia industri sehingga siswa dapat memahami perkembangan teknologi otomotif yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Randy menambahkan bahwa penguasaan teknologi PGM-FI menjadi salah satu kompetensi dasar yang wajib dipahami oleh siswa Teknik Sepeda Motor karena hampir seluruh sepeda motor modern saat ini telah menggunakan sistem injeksi bahan bakar.
Dikatakan, teknologi otomotif terus berkembang dengan sangat cepat. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa siswa SMK memiliki bekal pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui materi PGM-FI ini, kami berharap siswa dapat memahami dasar teknologi sepeda motor Honda sekaligus termotivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensinya.
“Harapannya, ketika lulus nanti mereka sudah memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Sentani, Abidik S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan Astra Motor Papua terhadap pengembangan kompetensi siswa di sekolahnya.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Astra Motor Papua yang selama ini konsisten mendampingi dan membina sekolah melalui berbagai program vokasi. Kehadiran instruktur industri sebagai guru tamu memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi proses pembelajaran karena siswa dapat memperoleh wawasan dan pengalaman langsung dari praktisi yang sehari-hari berkecimpung di dunia industri otomotif,” ujarnya.
Menurut Abidik, kolaborasi yang terjalin antara sekolah dan industri menjadi faktor penting dalam menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Program seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyelaraskan pembelajaran dengan perkembangan teknologi terkini. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Astra Motor Papua dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan pembinaan lainnya, sehingga kompetensi siswa semakin meningkat dan mampu bersaing di dunia kerja maupun berbagai ajang kompetisi keterampilan.”
Sebagai salah satu SMK Mitra Binaan AHM di Papua, SMK Negeri 1 Sentani secara aktif terlibat dalam berbagai program pengembangan pendidikan vokasi yang dijalankan Astra Motor Papua, mulai dari pelatihan guru, sertifikasi kompetensi, pembaruan kurikulum berbasis industri, program Guru Tamu, hingga kegiatan kompetisi keterampilan siswa dan guru.
Melalui kegiatan Guru Tamu ini, Astra Motor Papua kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Papua. Dengan kolaborasi yang kuat antara dunia pendidikan dan dunia industri, diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki kompetensi teknis unggul, karakter yang baik, serta siap menghadapi tantangan industri otomotif masa depan.[redaksi]










