Dorong Polisi Kembangkan Pertanian, Gubernur Fakhiri Serahkan 14 Alsintan Bantuan Kementan ke Polda Papua

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri menyerahkan 14 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan Kementerian Pertanian kepada Polda Papua di Gedung Negara, Kota Jayapura, Selasa (2/6/2026).

Bantuan tersebut terdiri dari empat unit traktor serta 10 unit jonder roda dua dan roda empat yang akan digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan dan penanaman jagung serentak seluas 1.000 hektare di Papua.

Fakhiri mengatakan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk menghidupkan kembali sektor pertanian di Papua.

“Sejak Pak Menteri datang ke Papua, beliau berjanji akan membantu kita dengan sejumlah alat pertanian untuk mendorong Papua kembali bangkit dalam kegiatan pertanian. Hari ini janji itu diwujudkan,” kata Fakhiri.

Ia meminta agar alsintan tersebut segera dimanfaatkan untuk membuka dan mengolah lahan produktif, khususnya untuk pengembangan komoditas pangan seperti jagung, padi, kedelai, singkong, petatas, talas, kakao, kopi hingga tanaman perkebunan lainnya.

Menurut Fakhiri, anggota Polri memiliki peluang besar untuk terlibat dalam sektor pertanian sebagai persiapan ekonomi keluarga maupun masa pensiun.

“Daripada uang dipakai membeli hal-hal yang tidak produktif, lebih baik beli tanah dan berkebun. Program Presiden saat ini fokus pada pertanian, perkebunan dan peternakan. Polisi yang cerdas harus mengambil peluang ini,” ujarnya.

Fakhiri juga menegaskan Pemerintah Provinsi Papua sedang menyiapkan berbagai kebijakan untuk menjamin pemasaran hasil pertanian masyarakat, termasuk mendorong lembaga dan perusahaan membeli produk lokal.

“Saya minta alsintan ini menjadi stimulus agar anggota Polri segera bergerak membuka lahan dan menanam. Pemerintah siap mendukung dan membantu pemasaran hasil produksinya,” katanya.

Sekadar untuk diketahui, penyerahan alsintan diterima Direktur Binmas Polda Papua Kombes Pol Erick Kadir Sully yang mewakili Kapolda Papua. Program tersebut diharapkan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota Polri dan masyarakat Papua melalui sektor pertanian yang produktif.[yat]