DPC Hanura Kabupaten Jayapura Targetkan 4 Kursi Untuk Pemilihan Pada 2024 Nanti

SENTANI, PapuaSatu.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Jayapura menargetkan 4 kursi pada pemilihan umum di tahun 2024.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Jayapura, Kamasan Jack Komboy saat Musyawarah DPC Partai Hanura Kabupaten Jayapura di Hotel Horex Sentani, Jum’at (14/1/22) siang.

“Kita harus pakai pola dalam partai Hanura, yaitu dulu belum ada kursi berarti harus ada 1, selanjutnya ada 1 kursi, berarti harus jadi 2 kursi, sekarang kami punya 2 kursi di Kabupaten Jayapura berarti harus tambah jadi 4 kursi,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Untuk itu, Jack mendorong agar rekan-rekannya yang bernaung di bawah DPC Partai Hanura Kabupaten Jayapura agar proses muscab dapat berjalan lancar dan pemilihan ketua DPC Partai Hanura dengan masa jabatan 2022-2027 berlangsung baik.

Jack mengaku pemilihan ketua DPC Partai Hanura ini merupakan amanat Partai sekaligus sebagai orda di wilayah Tabi. “Saya ditunjuk oleh partai sebagai Plt untuk melaksanakan proses pelaksanaan muscab di Kabupaten Jayapura dan proses itu sudah berjalan dari akhir Desember,” aku Jack.

Proses tersebut yaitu pendaftaran yang diadakan di hotel Tahara dan sekitar 5 calon yang mendaftar. Pada hari Rabu (12/1/22) proses fit dan proper tes dilaksanakan kepada bakal calon ketua, dan hari Jum’at (14/1/22) digelar muscab yang dimana akan ada proses pemilihan.

“Ini merupakan tugas dan tanggung jawab dari partai. Saya berharap sebentar pada saat proses muscab semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Jack katakan, tahun 2024 ada tantangan yang lebih besar dalam meraih apa yang terbaik untuk partai. “Tentunya kabupaten Jayapura mempunyai 19 distrik, saya berharap siapa yang terpilih dapat membangun konsulidasi agar mesin-mesin partai dapat berkembang. Banyak partai baru tentu kita memiliki banyak tantangan,” pungkas Jack.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPD Partai Hanura Provinsi Papua, Richardus Faroka, S.Pd mengatakan, tantangan pertama yang akan dihadapi partai adalah verifikasi partai untuk menghadapi pemilihan umum 2024.

“Jadi bagi calon ketua, kita akan beri waktu 1 bulan sesudah dilantik, jika tidak mampu kita ganti, karena kita mau mengalahkan partai-partai lainnya,” katanya.

Selanjutnya, para bakal calon ketua akan diberi waktu untuk menyampaikan kesiapan dan visi misi kepada seluruh anggota DPC Partai Hanura Kabupaten Jayapura serta PAC yang hadir.

“Untuk menjadi ketua DPC itu tidak mudah, karena bisa belum tentu siap dan siap belum tentu bisa,” pesan Richardus.

Muscab tersebut dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura, Ahmad Hamid Tauffir. Saat membuka muscab tersebut, Ahmad katakan, sehubungan dengan pembinaan partai politik (parpol), itu ada kaitannya dengan UU no 7 tahun 2017 yang disebutkan bahwa pemerintah daerah wajib membantu dan memfasilitasi semua parpol yang ada di wilayahnya.

Maka, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan semua partai yang ada di Kabupaten Jayapura dengan total kurang lebih 12 partai dengan jumlah anggota 25 orang. “Kami berusaha untuk memfasilitasi seperti penambahan kursi otsus, tentunya ada langkah dan upaya-upaya agar itu bisa terpenuhi,” katanya.

Lalu yang berikut adalah dana pembinaan yang bersifat hibah dari pemda kepada parpol. “Jadi untuk ditahun ini kami sudah mencoba untuk membicarakan itu dan itu secara rutin setiap tahun ada. Dan kita perlu bersyukur untuk di APBD tahun 2022 telah dianggarkan untuk 12 parpol sekitar Rp 1.201.721.500,00 (satu miliar dua ratus satu juta tujuh ratus dua puluh satu ribu lima ratus rupiah) dan akan dibagikan kepada 12 parpol berdasarkan jumlah kursinya,” tutup Ahmad. [ayu]