
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Enam Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah di Papua yang maju pada pilkada serentak di tahun 2020, dinyatakan Positif Covid-19.
Keenam orang tersebut diketahui positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan Swab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura, yang dimulai sejak Selasa 8 September 2020.
Direktur RSUD Dok II Jayapura, drg Aloysius Giyai saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan enam bakal calon kandindat kepala daerah di Papua yang terinfeksi penyakit Corona kini dalam isolasi Mandiri. “Ya, selama pemeriksaan kesehatan ada enam orang dinyatakan positif Covid-19,” katanya, Kamis (10/09/2020).
Drg Aloysius menjelaskan, keenam orang tersebut 3 orang diantaranya Bakal Calon Bupati yang terdiri dari 1 orang dari Kabupaten Keerom dan 2 orang di Kabupaten Supiori. Sementara 3 orang lainnya merupakan bakal calon wakil bupati yang berasal dari Kabupaten Supiori.
“Keenam orang ini bisa melanjutkan proses pemeriksaan setelah mereka dinyatakan negative. Mereka masih dalam proses isolasi mandiri,” ujar drs. Aloysius.
Dikatakan, hasil tes pemeriksaan kesehatan terhadap para bakal calon bupati dan wakil bupati belum bisa disimpulkan secara keseluruhan karena masih dua hari lagi.
“Kan ada 70 pasang yang melakukan tes kesehatan. Jadi masih butuh dua hari lagi, sehingga tim medis belum melaporkan ke saya. Namun pemeriksaan masih tetap aman. Kita berharap bisa selesai secepatnya,” katanya.
Namun drg Aloysius Giay mengacungkan jempol kepada para bakal calon bupati dan wakil Bupati yang aktif dan displin saat dilakukan pemeriksaan kesehatan hingga masuk psikoteks. “Pemeriksaan ini bukan hanya Covid-19 dan Psikoteks, juga pemeriksaan Narkobat dari BNN, pemeriksaan kejiwaan, jantung, paru-paru, ginjal dan saraf,” ujarnya.
Untuk tenaga pemeriksaan tes kesehatan, lanjut drg Aloysius, bahwa rata-rata dari RSUD DOk II. Namun juga meminta tenaga ahli dari Rumah Provita, Marthen Indey, dan Rumah Sakit Bhayangkara. [loy]










