Gubernur Fakhiri Sebut Anak Papua Adalah Harta Paling Berharga yang Harus Dibina dalam Iman dan Cinta

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri

JAYAPURA, PapuaSatu.com –  Ratusan anak dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura hingga Kabupaten Sarmi mengikuti Perayaan Natal Akbar Anak Bethel Indonesia (ABI) 2025, yang berlangsung di Gedung Sasana Krida, Jayapura, Jumat (5/12/2025).

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, hadir bersama Ketua TP PKK Papua, Ny. Rafatul Mulkiyah Matius Fakhiri, serta sejumlah pimpinan OPD. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menempatkan anak Papua sebagai pusat pembangunan masa depan.

Dalam sambutannya, Fakhiri menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya perlindungan dan pembinaan generasi muda.

“Anak Papua adalah harta paling berharga yang Tuhan titipkan kepada kita. Mereka adalah masa depan Papua. Tugas kita—pemerintah dan gereja—adalah memastikan mereka bertumbuh dengan cinta, iman, dan karakter yang kuat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa perhatian kepada anak bukan sekadar tanggung jawab moral, tetapi fondasi utama mewujudkan Papua yang damai, cerdas, dan bermartabat.

Perayaan Natal Akbar ABI 2025 mengusung tema “Ignite Kids Revival Movement” dengan subtema “Jesus Saves.” Gubernur Fakhiri menilai kegiatan ini strategis karena mengusung pendekatan kreatif dalam pembentukan karakter anak.

Ia mengapresiasi rangkaian kegiatan, mulai dari pujian dan penyembahan, penyampaian firman secara visual, permainan edukatif, hingga pembagian kado Natal, yang membuat anak-anak antusias sepanjang acara.

Fakhiri beberapa kali turun langsung menyapa anak-anak dan memberikan semangat, menciptakan suasana yang hangat dan dekat.

“Pembentukan nilai sejak dini adalah bagian penting dari pembangunan manusia Papua. Metode kreatif seperti ini efektif menanamkan nilai iman dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
“Pelayanan bagi anak-anak adalah pelayanan mulia. Lewat tangan-tangan Anda, masa depan Papua sedang dibentuk. Pemerintah akan selalu hadir, karena mencintai anak-anak berarti mencintai masa depan Papua.”

Menutup kehadirannya, Gubernur Fakhiri berharap momentum Natal menjadi titik awal bagi anak-anak Papua untuk tumbuh sebagai generasi yang berani bermimpi, berintegritas, dan hidup dalam terang Kristus.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Natal bagi keluarga besar ABI dan mendoakan damai Kristus senantiasa menyertai setiap anak di Papua. [redaksi]