
SENTANI, PapuaSatu.com – Setelah dilaksanakan pelantikan oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda,SH, MH pada Kamis (23/10/25), jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi diserahterimakan.
Yang mana, Kadis Kominfo yang baru dijabat oleh mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura, Yaan Yoku, S.Sos, MT. Sedangkan Gustaf Griapon,S.Sos., M.T yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo, dipercaya memangku jabatan baru sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP)
Serah terima jabatan yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Selasa (28/10/25) dihadiri seluruh staf dan pegawai di lingkup Djnas Kominfo Kabupaten Jayapura.
Yaan Yoku saat ditemui usai Sertijab mengungkapkan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah disusun oleh pejabat sebelumnya.
“Saya ini masih baru, jadi saya akan banyak belajar. Seluruh perencanaan tahun 2026 sudah selesai disusun oleh kadis sebelumnya. Tugas saya adalah melanjutkan dan memastikan semuanya berjalan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ungkapnya.
Yaan Yoku pun menekankan pentingnya dukungan, disiplin, dan loyalitas dari seluruh staf Dinas Kominfo dalam menjalankan tugas bersama.
“Saya berharap dukungan penuh dari teman-teman di sini, karena mereka sudah lebih memahami tugas dan fungsi dinas ini,” ujarnya.
Di kesempatansama, Gustaf Griapon menyampaikan capaian penting yang telah dikerjakan selama masa kepemimpinannya.
Dikatakan, saat ini Kabupaten Jayapura telah memiliki sekitar 144 menara Telkomsel, 26 menara Indosat, 65 menara program Bakti Kominfo, dan pelanggan IndiHome telah mencapai 11.000 pelanggan.
Nakun demikian, masih ada sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, seperti wilayah-wilayah yang masih mengalami blank spot, serta proyek pengembangan jaringan fiber optik di wilayah Nimboran dan Kemtu yang sempat tertunda karena kendala lapangan.
“Yang belum selesai akan diteruskan oleh kadis yang baru. Termasuk penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE, integrasi satu data daerah, dan optimalisasi peran PPID dalam layanan informasi publik,” kata Gustaf Griapon.[yat]










