
SENTANI, PapuaSatu.com – Kepala Kampung Sebum, Yonatan Tongko mengatakan, upaya Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura dan mitra kerjanya dalam menghadirkan Base Transceiver Station (BTS) sebagai fasilitas penunjang layanan telekomunikasi di kampungnya adalah suatu hal yang harus diapresiasi semua pihak.
Karena, kehadiran BTS tersebut memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Menurut Yonatan, kehadiran BTS dan layanan telekomunikasi yang baik, serta jaringan internet yang memadai, memberikan pondasi yang solid untuk melaksanakan kegiatan literasi digital di kampung.
Akses yang memadai terhadap teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan masyarakat untuk memanfaatkan peluang pembelajaran dan pertumbuhan dalam dunia digital.

“Dulu kami kesulitan dalam hal layanan telekomunikasi, kami harus pergi ke kampung lain untuk mencari signal guna komunikasi lewat telepon. Tetapi saat ini sudah menjadi mudah dengan hadirnya BTS ini,” ujarnya, Rabu (31/5/23).
Namun ada dampak lain dari kehadiran BTS ini, yakni mengakibatkan generasi muda sulit terkontrol dalam penggunaan media sosial yang saat ini marak dengan informasi positif maupun yang bersifat negatif.
Karena itu, menurutnya apa yang di sampaikan Kadis Kominfo Gustaf Griapon terkait literasi digital sangat penting, agar dapat mengajarkan anak muda atau masyarakat terkait internet sehat, dan bagaimana bermedia sosial yang baik dan benar.
“Hal tersebut telah kita diskusikan dan nantinya sudah siap untuk dianggarkan, maka kita akan koordinasikan kembali dengan Dinas Kominfo soal kegiatan ini, dan diharapkan dapat terealisasi secepatnya dengan dukungan anggaran yang kami pemerintah kampung siapkan,” jelasnya.[yat]










