KKSB Serang Patroli TNI, Satu Personil TNI Tewas

0
309
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi (foto/dok)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kelompom Kriminal Sparatis Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya dilaporkan kembali melakukan aksinya pada Senin (13/05/2019) sekitar pukul 11.15 WIT.

Kali ini yang menjadi sasaran adalah Aparat TNI yang sedang melakukan patroli di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, dan menewaskan satu orang prajurit atas nama Pratu Kasnun.

Kapendam XII/Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi dalam keterangan persnya mengungkapkan bahwa, Satuan TNI yang diserang adalah dari Satgas YR 321/GT yang sedang melaksanakan tugas pengamanan pembangunan jembatan Trans Papua di Kab. Nduga.

“Kejadiannya berawal ketika 12 orang prajurit sedang melaksanakan patroli rutin untuk memastikan pembangunan Trans Papua berjalan aman dan lancar,” ungkap Kapendam.

Pada saat Tim Patroli TNI berada di sekitar Lapangan Terbang (Lapter) Distrik Mugi, tiba-tiba mendapatkan serangan dari arah ketinggian oleh pihak KKSB dari kelompok Pimpinan Egianus Kogoya.

Mendapatkan serangan tersebut, pasukan TNI merusaha mencari perlindungan dan membalas tembakan.

Sementara itu sisa pasukan TNI yang berada di Pos Mugi dipimpin oleh Letda Inf Fajar segera bergerak untuk memberikan bantuan dan melakukan pengejaran.

“Situasi akhirnya berhasil dikuasai, KKSB yang diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran berhasil dipukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan.

Pasukan TNI melanjutkan pengejaran ke arah pelarian KKSB, namun hanya ditemukan beberapa bercak darah yang menunjukkan bahwa diatara mereka ada yang tertembak.

“Hingga laporan ini diterima Hari Senin (13/05/2019) sekitar pukul 16.00 WIT masih terdengar suara tembakan namun belum didapatkan laporan lebih lanjut,” jelas Kapendam.

Pratu Kasnum tewas dalam perjalanan akibat luka tembak di bagian punggung.

“Pada saat proses evakuasi menggunakan pesawat Helly Bell ke Timika korban dinyatakan gugur pada pukul 13.00 saat dalam perjalanan menuju ke RS. Chiritas Timika,” ungkap Kapendam lagi.

Rencananya, korbanakan diterbangkan ke rumah duka di Aceh Selatan.[yat]