Komunitas IAM Jayapura Resmi Ikut Jogja Asian Film Festival ke-15 Tahun 2020

21
Suasana pemutaran Film di Coffe D'Atas Entrop, 27 Nov 2020

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Komunitas Indonesia Art Movement (IAM) Papua tahun ini resmi menjadi communitas partner di Kota Jayapura untuk berkolaborasi bersama 15 Komunitas lainnya yang menyelenggarakan Jogja Asian Film Festival (JAFF) ke-15 dari tanggal 25-29 November di 15 Kota Seluruh Indonesia, Senin, (01/12/2020).

Ketua Komunitas Indonesia Art Movement (IAM) Muhamad Ilham Murda, ST. M. Sn, mengatakan, komunitas IAM di Jayapura mendapat kepercayaan dari panitia JAFF ke-15 tahun 2020 untuk menyelenggarakan pemutaran beberapa film dari total 129 film hasil karya anak negeri

“Kami Indonesia Art Movement resmi menjadi communitas partner dari panitia JAFF ke-15 di pusat, dan bagi kami di Kota Jayapura menjadi yang pertama kali ikut dalam Jogja Asian Film Festival (JAFF) dengan penayangan 20-an film dari 129 film yang diputar di 15 kota seluruh Indonesia,” ungkap Ilham Murda via telepon seluler kepada PapuaSatu.Com, Selasa (01/12/2020).

Pihaknya merasa kagum karena tahun ini Komunitas IAM yang sering menggarap film-film dokumenter dan film pendek di kota Jayapura itu dipercaya oleh panitia JAFF untuk ikut terlibat dalam 15 komunitas di 15 kota yang telah menayangkan film tersebut.

“Kami sebagai partner community dari JAFF, sudah selenggarakan event pemutaran film di Caffe D’Atas Entrop dari tanggal 27-28 dengan tema kinetik 15 tahun JAFF. Kami sangat senang sebagai penyelenggara apalagi dalam program festival film yang sangat besar di Asia itu, bisa mempercayakan komunitas kami yang baru memulai dalam bidang film di Jayapura,” unkap Ilham selaku ketua komunitas.

Ilham juga mengatakan bahwa, kedepan akan tetap berkarya karena kini sudah termotivasi, ternyata ada festival yang menjadi output buat komunitas film di Papua.

Maka kedepan karya filmnya tidak hanya lempar ke youtube tapi bisa di platform festival-festival yang ada di Indonesia ataupun di internasional.

Panitia pemutaran Film JOGJA ASIAN FILM FESTIVAL (JAFF)

Sementara, Syulla Ansanay dan beberapa sineas yang dapat mengambil bagian dalam penayangan film yang berlangsung selama dua hari tersebut, menyampaikan apresiasi kepada panitia JAFF yang ke 15 tahun tersebut bisa memberi kepercayaan untuk Papua ikut terlibat dalam tahun ini.

“Saya baru dengar tentang JAFF untuk menyelenggarakan di Papua, yang selama ini hanya diselenggarakan di luar Papua. Dan akhirnya hari ini menjadi kebanggaan pribadi saya sendiri karena tim Indonesia Art Movement dapat kesempatan yang baik untuk menyelenggarakan JAFF di Papua khususnya di Kota Jayapura,” ungkapnya.

“Teman-teman IAM dan komunitas penggiat film lainnya yang ada di Papua, semoga diharapkan mampu mengembangkan film-film di Papua ke depan lebih baik lagi hingga hasil karya anak daerah, bisa ditayangkan di luar Papua bahkan di tingkat internasional, sehingga karya kalian tersebut akan menjadi kebanggaan kami sebagai penikmat film,” sambungnya berharap.[miki]