Pelantikan Pengurus Komda Papua Barat Daya periode 2023-2026 Dihadiri PJ Gubernu

SORONG, PapuaSatu.com – ┬áPengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Barat Daya periode 2023-2026 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Pemuda Katolik, Gusma Asat Gusma yang berlangsung di Hotel Panorama, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (19/10/2023).

Kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Papua, Mohammad Musa’ad, Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Manokwari Sorong, RD Izaak Bame, Dewan Pakar, Dewan Pembina Pemuda Katolik Komda Papua Barat Daya.

Pj Gubernur Papua, Mohammad Musa’ad mengatakan, kehadiran Pemuda Katolik di Papua Barat akan menambah amuni dan kekuatan dalam membangun provinsi termuda di Indonesia tersebut.

“Kita butuh banyak energi untuk membangun fondasi di Papua Barat Daya. Kehadiran Pemuda Katolik tentu menjadi tambahan amunisi dan kekuatan kita untuk bersama-sama membangun Papua Barat Daya,”ungkapnya dalam sambutan.

Menurut Musa’ad, Papua Barat Daya sebagai provinsi baru di Indonesia. Oleh karena itu, membutuhkan kerja-kerja kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, terutama Pemuda Katolik Papua Barat Daya.

“Kehadiran Pemuda Katolik di Papua Barat Daya tentunya akan menjadi mitra pemerintah kedepan, untuk berkolaborasi membangun Papua Barat Daya,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma mengatakan, saat ini membutuhkan kolaborasi, untuk membangun pemuda di Papua Barat Daya.

“Saat ini kerja kolaborasi. Dimana kita tawarkan program ke pemerintah daerah bisa lakukan bersama-sama,” ujarnya.

Dia berharap, Pengurus Komda Papua Barat Daya bisa menyusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan memberikan dampak kepada masyarakat di Papua Barat Daya.

Sementara itu, mewakili Uskup Keuskupan Manokwari Sorong, Pastor Izaak Bame meminta kepada Pengurus Pemuda Katolik, untuk ikut membangun pemuda yang ada di Papua Barat Daya.

“Pemuda Katolik, harus mampu melakukan program dan kegiatan yang tepat dalam membangun pemuda Katolik di Papua Barat Daya,”tandasnya.[free]