
SENTANI, PapuaSatu.com – Banyak lokasi, khususnya kantor-kantor, Puskesmas dan sekolah di Kabupaten Jayapura yang saat ini membutuhkan jaringan internet berbasis data, namun tidak terdapat jaringan baik melalui Base Transceiver Station (BTS) atau tower pemancar dari operator seluler.
Meski baru-baru ini mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua berupa 50 unit perlengkapan atau kit Starlink yang sudah dipasang di kantor distrik, Puskesmas dan sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Jayapura, masih banyak tempat yang membutuhkan kit starlink.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jayapuran melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berencana melakukan penambahan kit Starlink dan meminta tambahan bantuan Kit Starlink dari Pemerintah Provinsi Papua.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon,ST,M.Sos, untuk pengadaan kit Starlink, pihaknya akan memanfaatkan dana DTI Otsus.
“Di perubahan anggaran ini untuk provinsi kita minta tambahkan lagi, ” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya segera masukkan surat ke Pemerintah Provinsi Papua, dalam hal ini Dinas Kominfo Papua.
Gustaf Griapon mengakui masih cukup banyak lokasi-lokasi yang membutuhkan layanan internet.
“Minimal sekolah-sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK harus terkoneksi, terutama untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” jelasnya.
Karena itu, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mengetahui jumlah sekolah yang membutuhkan layanan menggunakan Starlink, termasuk Dinas Kesehatan untuk layanan kesehatannya.[yat]










