Pemuda Adat dan Barisan Merah Putih: Aksi KKB Selalu Melanggar HAM

34

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Pemuda Adat dan Barisan Merah Putih menyatakan dukungannya kepada aparat gabungan TNI dan Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Kami Mendukung penuh Upaya Penegakan Hukum oleh Aparat keamanan terhadap para pelaku tindakan kriminal di tanah Papua,” ungkap Ali Kabiay.

Dikatakan, aksi penyanderaan Pilot susi Air Philip Mark yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), sudah tidak lagi memandang bulu dimana warga Negara asing baik dari sipil dan juga bahkan objek – objek vital menjadi sasaran aksi.

Menyikapi kejadian – kejadian tersebut, Kami Barisan Merah Putih provinsi Papua mengatakan bahwa hal – hal yang dilakukan oleh KKB ini sudah seharusnya dikategorikan sebagai pelanggaran HAM berat di Papua karena korban yang berjatuhan oleh aksi KKB sudah sangat banyak.

“Beberapa bulan belakangan ini kita lihat penyanderaan Pilot Susi Air serta jatuhnya korban jiwa dari warga sipil akibat ulah dari KKB di Papua ini dan hal ini sudah tentu merupakan pelanggaran HAM dan tidak berperikemanusiaan,” tegasnya.

Karena itu, selaku tokoh adat di Papua sangat mendukung penuh tindakan yang di lakukan oleh Aparat keamanan dalam rangka menegakkan Hukum kepada para pelaku tindakan Kriminal Bersenjata di Wilayah NKRI khususnya di Tanah Papua yang aman dan damai ini.

“KKB harus segera melepaskan pilot Susi Air karena peran Phillip Mark yang datang jauh-jauh dari luar negeri hanya untuk melayani masyarakat Papua,” tegasnya lagi.

Upaya penegakan hukum kepada KKB di Papua dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan kami mengimbau kepada pemuda Papua untuk bersama-sama menjaga Bumi Cendrawasih agar tetap aman dan damai.[redaksi]