Perdana, Program Mudik Gratis Nataru Jalur Darat Muat 57 Penumpang Menuju Sarmi

‎JAYAPURA, PapuaSatu.com – Program Mudik Gratis yang di luncurkan Pemprov Papua dan Kementrian Perhubungan terus berlanjut. Setelah sukses dengan pelayaran perdana dari Jayapura menuju kasoneweja dan Biak, moda jalur darat juga mulai di laksanakan.

‎Pelaksana Tugas (Plt )Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Mathius Hartono Wally terjun langsung ke Terminal Tipe A Entrop, Kota Jayapura, untuk melihat secara dekat kondisi dan situasi pelaksanaan program mudik gratis Nataru moda jalur darat, Sabtu (20/12/2025).

‎Dari pantauan media ini, Terminal Entrob tampak dipenuhi masyarakat yang mendaftar dan bersiap berangkat menggunakan bus gratis menuju berbagai daerah tujuan.

‎Menurut Mathius, Pada keberangkatan perdana, sebanyak 57 penumpang diberangkatkan dari Jayapura menuju Sarmi menggunakan tiga unit bus.

‎”Program mudik gratis jalur darat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan layanan transportasi aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat selama momentum Nataru,” ujar Mathius disela-sela kunjungannya.

‎Dijelaskan Mathius, Rute mudik gratis jalur darat dimulai sejak Sabtu pagi dengan rincian keberangkatan sebagai berikut:

‎Jayapura–Sarmi sebanyak 3 bus dengan total 57 penumpang

‎Jayapura–Taja 1 bus (19 penumpang)

‎Jayapura–Senggi 1 bus (19 penumpang)

‎Biak–Supiori 1 bus (19 penumpang)

‎Sarmi–Jayapura 3 bus (57 penumpang)

‎Sementara itu, pada jadwal sore hari, keberangkatan dilayani untuk rute Jayapura–Sarmi sebanyak 2 bus dengan 38 penumpang serta rute Sarmi–Jayapura 2 bus dengan jumlah penumpang yang sama.

‎” Program mudik gratis ini merupakan pelaksanaan perdana pada masa Nataru dan menjadi bagian dari persiapan peluncuran resmi yang direncanakan akan dilakukan oleh Bupati Sarmi.”jelas Mathius.

‎Dikatakannya seluruh peserta mudik gratis dilayani menggunakan armada bus DAMRI dengan pengawasan petugas guna memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan.

‎”Pemerintah berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas warga dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, khususnya di wilayah Papua.” tutup Mathius Wally. [Redaksi/humas]