TNI AL Lanal Nabire Amankan Bahan Peledak dan Paket Ganja di KM Labobar

107

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Personel Lanal Nabire yang tergabung dalam pengamanan pelabuhan telah mengamankan barang yang diduga bahan peledak (bubuk mesiu) seberat kurang lebih 5 kg dan 10 paket atau 378 gram paket ganja yang dibawa oleh penumpang KM. Labobar dari Jayapura yang merapat di pelabuhan Samabusa Nabire, Kamis (06/06/24).

Penemuan kedua barang tersebut oleh personel Lanal Nabire pada saat melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang yang turun dari kapal KM. Labobar di Pelabuhan Samabusa.

Untuk barang yang diduga pahan peledak (bubuk mesiu) seberat kurang lebih 5 kg dikemas dalan satu karton dan ditaruh di dermaga tanpa pemilik.

Sedangkan 10 paket ganja kurang lebih seberat 378 gram, berdasarakan hasil keterangan dari tersangka pembawa Narkoba berinial AT asal Jayapura yang beralamat di Lembah Angkasa Indah Jayapura Utara Provinsi Papua diperoleh informasi bahwa tersangka tidak sendirian akan tetapi masih ada lagi temannya sepasang suami istri yang juga membawa Narkoba jenis yang sama.

Sampai dengan saat ini ketiga personel Lanal dan tersangka pertama berinisial AT masih berada di KM. Labobar yang sedang melaksakan pelayaran menuju Manokwari untuk melaksanakan pengawasan dan pemantuan terhadap kedua kurir yang berada di KM. Labobar.

Untuk tindakan lebih lanjut Lanal Nabire akan mengamankan tersangka sampai dengan Manokwari kemudian akan dibawa kembali menuju Nabire untuk dilaksanakan proses selanjutnya.

Saat ini barang tak bertuan berupa Handak (bubuk mesiu) dan Narkoba diamankan di Mako Lanal Nabire untuk proses penelitian lebih lanjut.

Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono, M.Tr.,Opsla membenarkan adanya penemuan bahan peledak di pelabuhan Samabusa oleh Lanal Nabire, Beliau mengharapkan kepada masyarakat untuk melaporkan kepada aparat khususnya TNI/Polri apabila melihat penumpang yang membawa barang barang yang mencurigakan.

” Selanjutnya barang yang diduga kuat bahan peledak itu akan dikirim ke Jayapura untuk dilakukan penelitian terkait kandungan dan jenis bubuk bahan peledak tersebut,” kata Komandan Lantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Ludi Prastyono.[tania]