Untuk Pengendalian Inflasi, Pemkot Jayapura Gelar Sidak Ketersediaan Bahan Pokok

JAYAPURA, PapuaSatu.com — Pemerintah Kota Jayapura melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pemantauan ketersediaan dan harga kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern, dalam rangka pengendalian inflasi daerah menjelang perayaan Natal dan Idul Fitri.

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Daerah, Kepala BPBD, jajaran Polresta Jayapura, serta Balai POM melakukan Sidak ke Pasar Yotefa, Hypermart, Mega, Saga Mall dan ke pihak distributor.

Wali Kota menjelaskan, tim dibagi dua, yakni satu tim dipimpin Wakil Wali Kota untuk memantau wilayah Jayapura Utara dan Selatan, sementara dirinya memimpin tim meninjau Distrik Abepura dan Heram, dimulai dari Pasar Yotefa.

“Tadi kita sudah turun pertama di Pasar Yotefa. Ada keluhan masyarakat, maka pasar akan ditertibkan. Kalau ada keluhan, kita akan tertibkan,” ujarnya saat ditemuiwartawan di Saga Mall Abepura, Rabu (23/9/26).

Walj Kota menegaskan para pelaku usaha telah mempersiapkan stok untuk tiga bulan ke depan.

“Kondisi tetap aman dan nyaman. Harga ada yang naik sedikit, namun secara prinsip tetap normal untuk Kota Jayapura. Mudah-mudahan semua berjalan baik sehingga inflasi tetap terjaga,” katanya.

Ia berharap hingga Desember nanti ketersediaan pangan tetap terjamin dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Jayapura menambahkan, hasil pemantauan di wilayah Abepura dan Heram menunjukkan harga sebagian besar barang masih sesuai standar.

Hanya bawang merah dan bawang putih di Mega Waena tercatat sedikit lebih tinggi dibanding harga pasar umum. Beras, daging sapi, dan daging ayam dipastikan dalam kondisi terkendali.

“Nanti kita lakukan sidak kembali menjelang Natal untuk memantau perubahan harga,” ucapnya.

General Manager Saga Group, Haris Majuputty, mengungkapkan persediaan barang akan mengalami peningkatan signifikan mulai November–Desember guna mengantisipasi kebutuhan Natal hingga Idul Fitri. Pihaknya mulai mendatangkan stok tambahan dari luar wilayah pada Oktober–November.

“Saat ini semua tersedia dan harga masih normal. Seluruh distributor juga mulai mempersiapkan stok lebih dini untuk mencegah lonjakan harga,” jelasnya.[redaksi]