Kapolres Merauke Live Dialog Interaktif Menyampaikan Fase New Normal

244

JAYAPURA, PapuaSatu.com   Kapolres Merauke Akbp Ary Purwanto, Pastor Anselmus Amo dan Fidelis (Wartawan Senior) melaksanakan dialog interaktif secara lice streaming, dalam rangka memperingati hari komunikasi sosial se dunia.

Doalog interaktif yang berlangsung di gereja katolik Paroki Bampel Merauke, (28/05/2020) ini, Kapolres Merauke menyampaikan beberapa hal yang ditangani selama beberapa bulan terakhirnya, salah satunya update penanganan covid-19 di Kab Merauke, pesan-pesan kamtibmas , upaya yang dilakukan oleh Polres Merauke sekaligus mensosialisasikan kesiapan kita menghadapi fase baru dalam penanganan pandemik covid-19 yaitu “FASE NEW NORMAL”

“Kita saat ini sedang menghadapi sebuat cerita yang nantinya akan kita bagikan kepada anak cucu kita, wabah covid-19 ini telah berdampak kepada seluruh lapisan masyarakat dan banyak masyarakat yang merasa frustasi, menderita karena wabah ini. Namun kita mengajak seluruh masyarakat untuk terus berjuang dan merasa optimis bahwa wabah dan penderitaan ini pasti akan berakhir dan kita akan melalui ini bersama sama,” ujarnya dalam dialog interaktif.

Dikatakan, Polres Merauke telah melakukan berbagai kegiatan yang tujuannya adalah membantu masyarakat yang terdampak baik langsung maupun tidak langsung dengan memberikan bantuan sembako, dapur umum sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah merauke tetap aman.

Masyarakat merauke tidak boleh kelaparan dan ini juga menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk bahu membahu dan saling membantu sesama yang membutuhkan.

Dikatakan, beberapa waktu dekat akan melaksanakan fase baru yairu NEW NORMAL dimana kegiatan dan aktivitas masyarakat akan dibuka serta roda perekonomian akan kembali bergerak.

“Kami mengajak masyarakat untuk disiplin dan tetap mematuhi protokol penanganan covid-19 karena bagaimanapun virus ini masih ada, jadi masyarakat wajib menggunakan masker setiap berpergian, wajib jaga jarak dan hindari kerumunan serta rajin mencuci tangan. Kita tidak boleh pesimis dan menyerah dengan keadaan namun harus semangat dan berjuang melawan covid-19,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, di era keterbukaan informasi masyarakat harus kritis ketika mendapatkan berita, chek sumber beritanya, chek keakuratannya dan bila berita tersebut diduga hoaks jangan ikut menjadi penyebar hoax cukup berakhir di kita saja jangan diposting atau teruskan di medsos. “Kita harus lebih mengkroscek kebenaran terhadap setiap informasi yang kita dengar,” ujarnya. [redaksi]