
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepolisian daerah Papua menyatakan siap mewujudkan reformasi birokrasi Polri dan mensukseskan pelaksanaan pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden dan wakil Presiden yang akan berlangsung pada tahun 2019 mendatang.
Pernyataan disampaikan langsung Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar melalui Wakapolda Papua Brigjen Pol Drs. Yakobus Marjuki dalam Musrembang tahun 2018 yang berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kamis (24/5/2018).
Wakapolda menegaskan, seluruh jajaran Polda Papua telah menunjukan upaya kerja keras, dedikasi dan loyalitas yang sudah dilakukan selama ini, apalagi dalam melaksanakan tugas pengamanan Pilkada serentak tahun 2018.
Meski diakuianya bahwa pelaksanaan pilkada serentak sangat lah berat karena diperhadapkan dengan dinamika masyarakat yang sering berubah-ubah, akan tetapi tantangan ini akan selalu dijawab oleh polri dan berupaya melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk itu Musrembang Polda Papua 2018 ini diharapkan menjadi kegiatan untuk membahas kebijakan, strategi serta prioritas pembangunan di bidang keamanan guna mendukung rencana kerja polri pada tahun 2019 mendatang.
“Hal ini merupakan sarana untuk menggali berbagai masukan dan saran yang berkaitan dengan permasalahan dan kendala dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja masing-masing,” kata Wakapolda Yakobus.
Dikatakannya, rencana kerja Polda Papua yang harus di susun pada pelaksanaan Musrembang yakni, harus mengacu pada hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2016 dan 2017 yang di lihat dari realisasi anggaran dan capaian kinerja.
“Saya minta pada penyusunan rencana kerja Polda Papua tahun 2019 dapat dilakukan dengan sungguh-sungguh, dengan memperhatikan perkembangan Lingkungan strategi baik global, regional dan Nasional,” jelas Wakapolda.
Dalam mendukung suksesnya pengamanan pemilu 2019, Wakapolda menginginkan ada system penganggaran yang di dukung dengan perencanaan yang matang. “Hal ini agar dalam proses pengamanan tidak mengalami hambatan,” tukasnya.
Namun upaya cipta kondisi kondisi sebagai sarana cooling system sangat diperlukan dalam melakukan antisipasi konflik dan menetralisir isu sara, Hoax, maupun ujaran kebencian.
“Itu semua dapat berhasil guna dan berdaya guna dengan dukungan anggaran yang telah di rencanakan secara tepat, efisien dan optimal oleh pengembang fungsi perencanaan pada satker masing-masing,” ujarnya.
Untuk itu, ia berharap agar melalui forum pelaksanaan Musrembang dapat mencetuskan pemikiran strategis sehingga dapat menghasilkan produk perencanaan yang implementatif dan efektif bagi seluruh jajaran Polda Papua. [loy]










