Safari Ramadhan, Kabid Humas Berikan Kultum di Masjid Baitulrahim

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal, SH melaksanakan Safari Ramadhan ke Masjid Baitulrahim Jayapura, Selasa (23/05/2018).

Dalam kesepatan tersebut, Kabid Humas Polda Papua memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) kepada jemaah yang hadir dalam salat taraweh di massjid tersebut.

Mengawali Kultumnya Kabid Humas menyampaikan bahwa firman Allah ‘wahai orang yang beriman disajikan bagimu berpuasa seperti halnya sebagaimana diwajibkan kepada orang sebelum kamu, jika kamu bertakwa’.

Dikatakannya, puasa itu diwajibkan bagi seluruh umat muslim. Karena puasa adalah suatu bukti ketaqwaan seorang hamba kepada sang Pencipta.

“kata iman dan taqwa adalah bentuk insan hamba Allah dalam menjalankan ajaran agama. Maka bulan Ramadhan ini merupaka kesempatan bagi orang Mukmin untuk melatih hati dan pikiran agar hidupnya bermanfaat bagi seluruh alam semesta dalam ridho Allah” katanya.

Diungkapkannya, jika seorang mukmin meninggal segala amal perbuatannya akan putus kecuali 3 hal yaitu ; Shodaqoh Jariah, Anak Sholeh dan Ilmu pengetahuan.

Shodaqoh Jariah sendiri berarti menginfaqkan sebagian harta untuk fakir miskin atau siapapun yang perlu uluran tangan.

“dibulan ramadhan inilah kesempatan baik untuk meningkatkan amal  kita, Allah akan balas dengan lipat ganda kan pahalanya” tutur.

Sementara untuk menjadi anak sholeh itu adalah hal yang tidak mudah karena harus memilih lingkungan yang tepat baik itu lingkungan pendidikan, bermain dan doa orang tua kepada Allah agar putra-putrinya menjadi anak yang sholeh dan sholeha.

“barang tentu berpedoman kepada Alquran dan Alhadits ya seperti ibu-ibu membuat kue enak barang tentu menggunakan resep yang bagus agar takaranya pas bentuk dan rasanya menarik dan enak begitu juga dengan putra putri kita” kata Kabid Humas.

Sedangkan untuk Ilmu pengetahuan dikatakannya Kamal sudah tentu ilmu itu harus dibagikan kepada sesama. “jangan pelit, jangan takut kalau ilmu kita berikan pada orang lain ilmu kita tidak akan berkurang” tuturnya..

Karena ilmu itu adalah sebuah berkah yang sudah tentu memberikan efek positif bagi kehidupan manusia.

Dikatakannya, orang datang untuk belajar, maka martabatnya menjadi mulia di hadapan manusia dan Allah. Seperti pohon kelapa semua bermanfaat, daunnya untuk dinding dan atap, ijuk dapat menjadi sapu dan lainya, pohon dapat menjadi bahan rumah, buahnya dapat dinikmati bahkan daun mudanya untuk ketupat dan perhiasan, maka sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainya.

“Sebagai seorang muslim yang baik mari kita untuk mengisi waktu dengan sebaik- baiknya, janganlah kita sampai malas dalam menuntut ilmu, mari isi waktu luang kita untuk menuntut ilmu terutama pada bulan yang suci ini, semoga kita semua selalu dalam perlindungan dan diridhoi oleh Allah SWT” pungkas Kamal. [abe]