Tim Gugus Tak Kenal Lelah Sampaikan Himbauan Pencegahan Covid-19 Kepada Masyarakat Mappi

186

JAYAPURA, PapuaSatu.com –   Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid -19 yang terdiri dari Pemerintah Daerah TNI-Polri, tidak mengenal lelah dalam menyampaikan imbauan kepada masyarkaat Kampung Meda Distrik Assue Kabupaten Mappi, terhadap penanganan Covid-19.

Seperti yang dilakukan pada Rabu 3 Juni 2020, dimana  imbauan yang oleh Tim Gugus percepatan penanganan Covid-19  untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Mappi.

Hal itu disebabkan karena kasus positif Covid-19 di Papua terus mengalami kenaikan secara drastis. Meski diakui bahwa dari data yang diperoleh dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Mappi memang tidak ada, namun kondisi saat ini dibutuhkan tenaga extra untuk mempertahankannya dengan berupaya sekeras mungkin dan bahkan penuh tantangan.

Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu selaku Ketua Tim Gugus Tugas mengatakan Tim akan terus terjun ke Kampung-kampung guna berupaya menghimbau Warga Masyarakat agar tetap melakukan Social Distancing, dan Physical Distancing, tidak ke luar rumah, tetap menyerukan selalu menggunakan masker dan terlebih lagi tetap mengajak Warga Masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan demi mencegah dan memutus mata rantai Penyebaran Covid-19.

Untuk itu, tekan Bupati, ada kesadaran masyarakat dalam mentaati anjuran pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

“Memang masih banyak masyarakat yang kurang menaati anjuran pemerintah, seperti pada saat keluar rumah tak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak aman (physical distancing),” ujarnya.

Diakatakan, perkembangan virus corona terus meluas dan mereka yang bepergian serta pulang kembali, apalagi mereka yang berasal dari luar wilayah Mappi.

“Oleh karena itu, kesehatan mereka harus diperiksa sehingga jikalau ada gejala virus di tubuh mereka, maka kita bisa lebih awal melakukan pencegahan. Bila perlu bawa ke Posko Gugus Tugas Covid-19 terdekat,” ucapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Bupati, tim Gugus harus melaporkan kepada keluarga yang baru data. Dan itu bukan semata mata untuk menjelek-jelekkan namun tetapi bagian dari usaha untuk menjaga keselamatan.

“Hidup atau mati itu berada di tangan Tuhan namun kita harus selalu waspada, kalau Pemerintah melarang jangan bepergian dan tetaplah di rumah, itu semata-mata untuk kita bersama,” katanya.

“Jangan melakukan perkumpulan dan jangan berada di tengah keramaian sebab virus itu tak tahu datangnya dari mana, kita harus menjaga diri sendiri dan keluarga,” ujarnya. [redaksi]