Polda Papua Beri Trauma Healing Pengungsi di SD YPPK Santo Stevanus Kampung Wouma

562
Psikolog Tim Trauma Healing Polda Papua saat memberikan trauma healing kepada para pengungsi di halaman SD YPPK Santo Stevanus, Kampung Wouma Wamena, Rabu (2/10/19).
Psikolog Tim Trauma Healing Polda Papua saat memberikan trauma healing kepada para pengungsi di halaman SD YPPK Santo Stevanus, Kampung Wouma Wamena, Rabu (2/10/19).

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Upaya pemulihan pasca kerusuhan di Wamena, yang salah satunya adalah pemulihan secara psikologis terus dilakukan para psikolog Tim Trauma Healing dari Polda Papua.

Setelah sebelumnya dilakukan di Makodim 1702/Wamena dan Mapolres Jayawijaya, tim psikolog juga  memberikan trauma healing kepada para pengungsi di halaman SD YPPK Santo Stevanus, Kampung Wouma Wamena, Rabu (2/10/19).

Trauma Healing tersebut, terutama kepada anak-anak yang menjadi korban kerusuhan Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Sekitar 100 anak-anak yang berdomisili di Kampung Wouma menyambut hangat kedatangan Tim Truma Healing Polda Papua.

Banyak permaian yang di sungguhkan, mulai dari bernyanyi, mendongeng, menggambar dan mewarnai serta pembagian bingkisian.

Kepala Distrik Wouma, Sony Matuan menyampaikan terimkasih kepada tim dari Polda Papua yang melaksanakan trauma healing dalam upaya merangkul kembali anak-anak yang sementara ini mengalami trauma sehingga tidak berani untuk bersekolah.

“Dengan kehadiran Kepolisian dari Polda Papua dan Polres Jayawijaya melalui kegiatan seperti ini  dapat memulihkan psikologi anak-anak kami sehingga mau bersekolah lagi,” ungkapnya.

Sony Matuan berharap kegiatan tersebut bisa dilakukan di tempat-tempat lainnya yang mengalami trauma yang sama.

Selain itu, Mama Yosephina Molama menyampaikan bahwa, setelah tim dari Polda datang, bisa merasa tenang dan bisa beraktifitas dengan lebih baik tanpa rasa ketakutan.

“Kami sekarang dapat menjalanakan aktivitas seperti biasa karena tidak takut lagi berkat kehadiran Tim Polda Papua dan Polres Jayawijaya,” ungkapnya.[yat]