Polisi Dituntut Promoter

Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar,MH bersama Ibu saat memotong tumpeng HUT Bhayangkara ke-72

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Menjadi seorang aparat kepolisian yang Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya), merupakan tuntutan yang harus diwujudnyatakan oleh setiap personil Polri.

“Tantangan Polri sebagaimana yang sudah dicanangkan pimpinan Polri, yaitu Promoter (Profesional, modern dan terpercaya). Ini menjadi tugas dan tanggungjawab seluruh personil kepolisian,” ungkap Kapolda saat ditemui wartawan usai resepsi Hari Bhayangkara ke-72 di Auditorium Uncen, Rabu (11/7).

Dalam hal ini, setiap personil Polri dituntut untuk terus meningkatkan kualitas profesionalisme, membanguan semangat etos kerja yang modern, dan  bertekat menjadi institusi yang semakin dipercaya oleh publik.

“Itu sangat penting, karena tugas Polri adalah harus dapat meyakinkan kepada semua masyarakat bahwa Polri sebagai aparat Negara yang mendapatkan tugas perlindungan dan pengayoman, serta menegakkan hukum,” jelas Kapolda.

Kata Kapolda, setiap personil Polri, baik secara pribadi maupun kelembagaan, diharapkan benar-benar telah melakukan tugas sebuah perubahan yang mendasar, terutama pada aspek reformasi birokrasi di internal.

“Dimana tentu tugasnya berorientasi selalu meningkatkan kualitas kinerja. Kemudian juga kita tahu bahwa, diharapkan terjadinya perubahan kultur di dalam pelayanan,” jelasnya.

Hal itu, terutama dengan menjauhkan dari sikap-sikap arogansi dan budaya koruptif yang harus dipahami semua anggota.

“Mana tindakan yang arogan, mana tindakan koruptif, itu harus benar-benar dipahami, sehingga semua memahami dan mengaktualisasikan di dalam pelayanan, tanpa disertai sikap arogan dan tindakan-tindakan koruptif yang merugikan masyarakat,” ujar Kapolda.

Di peringatan Hari Bhayngkara ke-72 tingkat Polda Papua, yang dipusatkan di Auditorium Uncen, digelar upacara, yang dipimpin Plt. Gubernur Papua, Mayjend TNI Purn. Soedarmo selaku inspektur upacara, yang membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Usai upacara, dilanjutkan dengan resepsi pemotongan tumpeng oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Boy Rafli Amar didampingi ibu.[yat]