Resmi Pindah Kantor Sekretariat, DPD Demokrat Mau Partai Terus Berkembang dan Ada Kemajuan

0
69

JAYAPURA, PapuaSatu.com – DPD Demokrat resmi pindah kantor sekretariat, Rabu (23/10/2019). Kantor sekretariat yang sebelumnya bertempat di Dok IV kini pindah ke Kotaraja Jayapura.

Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak mengatakan, pindahnya kantor sekretariat tersebut agar kinerja dari kader ada kemajuan dan terus berkembang. “Harus ada kemajuan dan berkembang. Partai ini milik bersama, bukan milik suku Tabi, Saireri atau apapun. Jadi, harus bersama-sama membangun partai,” katanya.

Namun, ia mau para kader untuk segera berusaha mengupayakan agar demokrat memiliki kantor tetap karena kantor Demokrat yang baru ini masih di sewa bukan milik pribadi. “Ruko ini disewa jadi saya minta para pengurus dan kader segera cari tanah dan kita bangun kantor kita yang permanen,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, ia juga menegaskam kepada kader agar dapat menghargai partai sebab, karena partai ini yang telah membesarkan kita. “Kalau kita¬† tidak menghargai partai maka saya mempersilahkan untuk keluar secara terhormat, dengan menyertakan surat permohonan pengunduran diri. Dan jangan melalui telepon atau sms, karena partai mempercayakan anda juga secara terhormat,” tegas Pagawak.

Dirinya juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan partai Demokrat dalam periode sekarang ini dipercayakan mendapatkan 8 kursi di DPRP. “Kami ucapkan pada masyarakat Papua yang sudah percayai kami kembali meski cuma 8 kursi tapi itu kepercayaan. Maka dengan adanya kantor ini partai Demokrat menunggu petunjuk khusus dari DPP pusat terkait 11 kabupaten akan laksanakan Pilkada 2020,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Sekertaris Jendral DPP Partai Demokrat , Rifai Darus menambahkan dalam menghadapi pilkada di 11 Kabupaten tahun 2020 partai demokrat telah mempersiapkan sekretariat yang baru.

“Ini adalah salah satu bentuk guna mengantisipasi tahun politik di tahun 2020 dan DPP sudah memberikan signal kepada DPC kabupaten/ kota untuk persilahkan untuk membuka pendaftaran calon kepala daerah,” tandasnya.

Ia juga tambahkan, pilkada 2020 akan diundurkan pada Juli 2020 mendatang. “Pilkada tahun 2020 pendaftaran akan mundur pada bulan Juli dan Papua selalu mendapatkan perlakuan khusus tapi atas persetujuan DPC,” tutupnya. [ayu]