FJPI Gelar Diskusi Bahas Peran Perempuan dan Politik

564

Caption Foto : Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano bersama Ketua Panitia Evarukdijat saat membuka Focus Group Discusion (FGD)yang digelar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Papua. Foto : Moza/PapuaSatu.com

JAYAPURA, PapuaSatu,com – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Papua menggelar Focus Group Discusion (FGD),membahas Politik dan Perempuan dengan narasumber tokoh Politik, Selasa (03/04/2018).

Focus Group Discusion yang diselenggarakan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia  Provinsi Papua ini dibuka secara resmi olah Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano.

Walikota dalam Arahannya menyampaikan, Kaum Perempuan memiliki perbedaan  tapi bukan untuk dibeda-bedakan karena kaum Perempuan juga memiliki hak yang sama dengan kaum laki -laki dan ini mulai terbukti dengan kerelibatan kaum perempuan di  segala bidang  baik pemerintahan, politik dan bidang lainnya.

Dikatakan, untuk bidang politik di DPRD Kota Jayapura hak perempuan sama dengan kaum lelaki . dalam birokrasi pemerintahan di Kota Jayapura anata perempuan dan laki – laki tidak berbanding jauh mengingat kaum perempuan juga memiliki kecerdasan , tekun serta teliti dalam bekerja.

Ini juga tercermin pada jurnalis – jurnalis perempuan yang walaupun di tengah  terik matahari , hujan  dan berbgai tantangan yang bereesiko namun tetap komitmen dengan tugas dan profesi sebagai penulis.

“Dengan tulisan – tulisandan pemberitanan – pemeberitaan yang dilakukan orang bisa membaca, tapi dibalik itu ada penulis perempuan yang hebat.  ini yang buat saya bangga terhadap para jurnals perempuan yang ada di papua”terangnya.

Foto bersama Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano bersama peserta Focus Group Discusion (FGD). Foto : Moza/PapuaSatu.com

Dikatakan, Forum ini sangat luar bisa dan dirinya  memberikan apresiasi apalagi didalamnya akan dilakukan diskusi soal  perempuan dan politik dimana perempuan harus mempunyai hak yang sama dengan  kaum lelaki dalam pengembangan karir. Baik di birokrasi, politik serta profesi-profesi lainnya.

“saya harap, akhir dari kegiatan ini bisa menghasilkan suatu perkumpulan  ikatan jurnalis perempuan di tanah papua  untuk menghimpun semua perempuan – perempuan dalam menyuarakan  hak-hak perempuan dalam kadilan, kedamaian serta  hak asasi manusia  melalui tulisan – tulisannya,”harapnya.

Sementara, Ketua Panitia Evarukdijat Mengatakan, kegiatan Focus Group Discusion ini dihadiri  lebih dari 70 peserta yang sebagian besar meupakan jurnalis perempuan di Kota jayapura  serta beberapa perwakilan daerah dari Merauke, Biak, Timika, Wamena. lewat forum ini juga membahsa soal hak – hak Perempuan. “Mudah mudahan dengan terbentuknya forum jurnalis perempuan kedepan kita bisa memberitakan tentang Kesetaraan Gender lebih profesional  dan tidak menyudutkan perempuan,” ujar Eva.[moza/sony]