2019, Dinas Pariwisata Kota Jayapura Bakal Gelar 13 Even

Caption : Dokumen Pembukaan Festival Teluk Homboldt Tahun 2018
Caption : Dokumen Pembukaan Festival Teluk Homboldt Tahun 2018

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Mathias Benoni Mano menyampaikan, pihaknya telah munyusun 13 even yang bakal digelar pada tahun 2019 mendatang termasuk even tahunan.

Dari 13 even pariwisata yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 di Kota Jayapura, sebagain sudah dilaksanakan pada tahun 2018 yaitu Festival teluk Humboldt, Festival Noken,  bahkan pihaknya akan menggelar even “Free Diving” atau selam bebas yang akan dilaksanakan pada Tanggal 15 Desember 2018 di tanjung suaja, Kayu Batu yang melibatkan Komunitas Selam Indonesia yang ada di Papua.

“Festival ini juga mendapat dukungan langsung dari kementerian pariwisata  berupa bahan – bahan promosi,”Kata Mathias, Rabu (12/12/2018).

Sementara untuk tahun 2019, pengajuan even telah disampaikan ke Kementerian Pariwisata untuk dukungan pembiayaan mengingat keterbatasan daa yang dimiliki daerah , “dari 13 even inihanya  satu kegiatan yang dukungan pembiayaan dari pemerintah kota jayapura  yaitu vesrtival teluk homboldt, ini karena keterbatasan dana,”ujarnya.

Mengatasi kendala dana, lanjutnya,   langkah yang diambil oleh Dinas Pariwisata kota jayapura adalah melakukan kerjasama dengan BUMN, BUMD melalui program CSR yang merupakan langkah baru yang dilakukan sehingga  tidak berharap  pembiayaan dari pemerintah daerah namun meminta dukungan  sponsor yang ada di Tanah Papua.

“Kami sedang mempersiapakan proposalnya yang akan disampaikan kepada para sponsor untuk mendukung ke 12 kegiatan tersebut,”akunya.

Dikatakan, even yang telah disusun bersama Kementerian Pariwisata merupakan salah satu syarat Kota Jayapura masuk dalam Kalender Of Even,  karena dengan semakin banyak melakukan festival akan tentunya memberikan positif bagi daerah dan nilai ekonomis bagi masyarakat sekaligus merupakan langkah pengembangan pariwisata Kota Jayapura  kedepan.

”Dengan semakin banyak kita membuat festival, itu beratri kita melibatkan banyak komunitas yang menghasilkan geliat masyarakat yang tentunya mengarah kepada pendapatan masyarakat,”tuturnya.[moza]