Angka Malaria di Tiga Kampung Distrik Muara Tami Masih Tinggi

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Angka malaria masih tinggi pada tiga kampung di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Tiga kampung tersebut adalah Kampung Mosso, Skouw Yambe dan Skouw Sei di wilayah Puskesmas Skouw.

Menurut Serketaris Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Petronela  Anitu, SKM, MM membeberkan alasannya.

“Disana kan hutannya luas, banyak nyamuk, sedangkan penduduk dan pemukiman sedikit. Jadi nyamuk lebih banyak dibanding penduduk, sehingga jumlah nyamuk yang menggigit manusia lebih banyak,” bebernya pada saat kegiatan Uji Panel Mikroskop Dinas Kesehatan Kota Jayapura di Horison Kotaraja, Sabtu (28/11) siang.

Meski telah melakukan pendistibusian kelambu, ia akui tidak juga mempan. “Tak hanya pembagian kelambu, penyemprotan pun sudah dilakukan, tapi masih saja tinggi angka malarianya, maka kami melakukan uji panel mikroskop sebagai refreshing kepada rekan-rekan kami di laboraturium,” ujarnya.

Dikatakan, uji panel ini selain untuk refreshing, ini juga dapat digunakan untuk melatih sensitifitas rekan-rekannya di laboraturium. “Ya, selain itu juga petugas lab juga dilatih, karena banyak yang mereka periksa bukan hanya malaria, sehingga mikroskopnya perlu di kalibrasi atau dibersihkan karena dikhawatirkan ada jamur yang dapat mempengaruhi hasil diagnosa,” kata Petronela.

Ia berharap UNICEF dan mitra bisa membantu melakukan lintas sektor karena Dinkes tidak bisa melakukannya sendirian.

“Ada data yang perlu disinkronkan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat karena kami sebagai penggerak, masyarakat ikut berpartisipasi,” tutupnya. [ayu]