
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Menghasilkan pembangunan kampung yang berkualitas, Dinas Pemberdayaan Kampung Kota Jayapura menggelar Bursa Inovasi Kampung (BIK). Aparta kampung diminta mampu melakukan perubahan – perubahan pembangunan yang lebih inovatif.
Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM Menyampaikan, Bursa Inovasi Kampung mencerminkan suatu langkah baru dan informasi untuk meningkatkan kemampuan kampung dalam bekerja dan berinovasi.
“ Aparat kampung harus betul – betul memanfaatkan kesempatan ini yang menjadi modal langkah awal untuk menjadi suatu program kegiatan kampung sebagai belanja kampung,”kata Wakil Walikota sebelum membuka Bursa Inovasi Kampung, Selasa (11/12/2018).
Dikatakan , segala bentuk bursa inovasi yang ada menjadi modal dasar untuk diserap dan diimplementasikan sehingga mencapai tujuan yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat kampung.
“ Untuk sejahtera perlu inovasi dan program kerja. Setaip kampung harus punya inovasi dasar yang menonjol yang dapat diprogramkan sebagai karya yang baru dan bermanfaat bagi masyarakat kampung itu sendiri maupung masyarakat lainnya,” ujarnya.
Kepala Bandan Pemberdayaan Kampung Kota jayapura, Jacobus Itaar mengatakan, 14 kampung yang ada di kota Jayapura punya potensi yang luar biasa sehingga perlu dilakukan bursa inovasi bagi kampung – kampung sesuai dengan apa yang diaharapkan oleh walikota agar semua kampung yang ada di Kota jayapura harus punya inovasi dalam pembangunan kampung itu sendiri.
“ Hari ini kita undang agar mereka melihat menu – menu dari setiap OPD yang ada dan dicocokan dengan potensi yang ada di kampung mereka, sehingga menjadi pemasukan bagi kampung mereka ,”tuturnya.
Sementara itu, Kordinator Provinsi Papua untuk Program Dana Desa dan Program Inovasi Desa, Adi Purwoto mengatakan, bursa inovasi desa ini tujuannnya untuk memberikan penguatan kepada pelaksanaan dana desa di lapangan sehingga ada perbaikan – perbaikan mulai dari proses perencanaan sampai pada pelaksanaan penggunaan angaran.
“ Diharapkan harus ada inovasi – inovasi yang tumbuh dari kampung. Jadi seluruh kegiatan yang dilaksanakan di kampung harus ada perubahan – perubahan yang lebih inovatif,”harapnya.[moza]










