BNNP Papua Imbau Lem Aibon Tidak Diperjual Belikan Secara Bebas

0
94
Kepala Bidang Pencegahan dan Dayamas Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua, Kasman, S.Pd, M.Pd
Kepala Bidang Pencegahan dan Dayamas Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua, Kasman, S.Pd, M.Pd

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Lem aibon sering kali disalahgunakan oleh anak-anak dan remaja untuk dihirup sehinggu menyebabkan mabuk dan keadaan diri menjadi tidak sadar.

Untuk itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Dayamas Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua, Kasman, S.Pd, M.Pd menghimbau agar lem aibon tidak diperjual belikan secara bebas.

“Saya imbau agar toko dan supermarket harus jeli kepada pembeli, tujuan pembeli mau membeli lem tersebut untuk apa, tidak dijual bebas. Maka kita harap kerjasama dengan balai pom untuk berikan rekomendasi tempat penjualan dan pembelian, layaknya antibiotik kalau kita mau membeli harus ada resep dokter” katanya, Rabu (3/7/2019).

Dilanjutkan, lem aibon ini biasanya digunakan untuk mengelem kayu dan sepatu maka selain ia menghimbau toko dan supermarket, ia juga menghimbau meubel-meubel untuk tidak membuang lem sisa sembarangan agar tidak disalahgunakan.

“Kami pernah survey dilapangan, ada beberapa meubel sering membuang lem aibon yang masih tersisa dan bisa digunakan. Saya sarankan bila ada yang seperti itu, dikubur saja ditanah atau dibuang dengan cara dimusnahkan, jangan dibuang sembarangan nanti ada anak-anak yang sering ngelem bisa ambil,” lanjutnya.

Ia beberkan, efek dari lem bisa menyebabkan kematian. “Untuk jangka pendek memang hanya bikin fly saja. Namun untuk jangka panjang hal tersebut berbahaya karena dapat mengeringkan paru-paru, lambat laun secara perlahan nafsu makan berkurang, fisikmya pun akan menurun secara drastis,” pungkasnya. [ayu]