Dinas Pendidikan Kota Giatkan Akselerasi Pengentasan Buta Aksara

723
Caption : Pelaksana Tugas Sekertaria Daerah Kota Jayapura Dr. Frans Pikey saat menyerakan Modul bahan belajar kepada peserta sosialisasi.
Caption : Pelaksana Tugas Sekertaria Daerah Kota Jayapura Dr. Frans Pikey saat menyerakan Modul bahan belajar kepada peserta sosialisasi.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Tuntaskan Buta Aksara Di Kota Jayapura. Dinas pendidikan menggelar Sosialisasi Akselerasi Penuntasan Buta Aksara melalui sinergitas lintas sektor dan launching ” Kidung Aksara” sebagai model pembelajaran pendidikan keaksaraan di Kota Jayapura.

Caption  : Para peserta Sosialisasi Akselerasi Penuntasan Buta Aksara melalui sinergitas lintas sektor.
Caption : Para peserta Sosialisasi Akselerasi Penuntasan Buta Aksara melalui sinergitas lintas sektor.

Walikota Jayapura Dr. Drs. Benhur Tomi Mano dalam sambutan yang dibacakan Pelaksana Tugas Sekertaria  Daerah Kota Jayapura Dr. Frans Pikey menyampaikan,

Program pengentasan buta aksara menjadi salah satu program prioritas pemerintah kota Jayapura, mengingat penurunan angka buta aksara juga berdampak baik terhadap kenaikan indeks pembangunan manusia yang merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya pembangunan kualitas hidup manusia.

Dikatakan, Tahun 2017 tercatat ( Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kota Jayapura sudah mencapai 78,6%, pencapaian ini merupakan capaian IPM tertinggi di Provinsi Papua dan melebihi capaian target nasional. Namun demikian tidak dipungkiri jika di kota Jayapura masih ada masyarakat yang masih menyandang buta aksara.

” proses pengentasan ini tidak semudah membalik telapak tangan namun butuh kerja keras dari kita dan semua program pengentasan buta aksara tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura namun menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Walikota juga mengajak semua pihak untuk mendukung program pengentasan buta aksara khusunya kepada para kepala pemerintahan Kampung dan kepala Kelurahan  agar dapat mengalokasikan dana desa untuk pendidikan termasuk didalamnya pengentasan buta aksara.

” Saya tidak ingin masih ada masyarakat yang mendiami kota Jayapura yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung. Saya ingin semua masyarakat saya menjadi masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan. Saya tidak ingin masih ada masyarakat yang putus sekolah, karena tingkat pendidikan seseorang akan berpengaruh kepada kehidupan sosial dan ekonominya,” tekannya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Fachrudin Pasollo dalam arahannya yang disampaikan Kepala Bidang Paud Dikmas Dinas Pendidikan Kota Jayapura Klif Korwa menyampaikan, Upaya pengentasan buta aksara terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura dengan melaksanakan proses pembelajaran pendidikan keaksaraan mulai dari pendidikan keaksaraan dasar.

” mereka yang lulus pendidikan keaksaraan daras dapat melanjutkan ke tingkat sekolah dasar atau mereka yang berusia lanjut dapat melanjutkan ke program pendidikan keaksaraan usaha mandiri yaitu program pendidikan yang dikolaborasi dengan ketrampilan,” ujarnya.

Tahun 2018, Dinas Pendidikan  melaksanakan program keaksaraan dasar dengan jumlah peserta didik sebanyak 250 orang dan pelaksana usaha mandiri sebanyak 1. 900 orang yang tersebar diseluruh Kota Jayapura.

“kami menyadari dalam program pengentasan buta aksara kami tidak dapat berjalan sendiri dan perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga dipandang perlu dilakukan kegiatan seperti hari ini,” akunya.

Dikatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyebarluaskan informasi tentang pentingnya pengentasan buta aksara dan mengajak semua elemen dan lapisan masyarakat untuk turut serta dalam program akselerasi pengentasan buta aksara di Kota Jayapura.

“kami mengajak  semua masyarakat untuk bersama – sama mengentaskan buta aksara di kota jayapura menuju Kota smard city,” harapnya.[moza/loy]